Kelurahan Kalodran Bersama Warga Kompak Bersih Bersih Lingkungan

oleh
Lurah itu harus beri contoh kepada warganya


Serang, Compaskotanews.com – kelurahan Kalodran Kecamatan Walantaka kota serang, mengadakan plaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dalam Rangka Penurunan Stunting di kota serang.

Akses air bersih dan sanitasi yang buruk memicu munculnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare kronik dan stunting. Stunting tak hanya dipicu oleh asupan gizi yang kurang mencukupi. Sanitasi yang baik seperti stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan air untuk minum dan makan juga memegang peranan penting dalam pencegahan stunting.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM menekankan pada 5 (lima) perubahan perilaku higiene yang dikenal sebagai 5 (lima) PILAR STBM yang terdiri dari:

Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS)
Suatu kondisi ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarang yang berpotensi menyebarkan penyakit.

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
Perilaku cuci tangan dengan mengunakan air bersih yang mengalir dan Sabun

Pengolahan Air Minum dan Makanan di Rumah Tangga (PAMM-RT)
Melakukan kegiatan mengelola air minum dan makanan di rumah tangga untuk memperbaiki dan menjaga kualitas air dari sumber air yang akan digunakan untuk air minum serta untuk menerapkan prinsip higiene sanitasi pangan dalam proses pengelolaan makanan di rumah tangga.

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT)
Melakukan kegiatan pengolahan sampah di rumah tangga dengan mengedepankan prinsip mengurangi, memakai ulang dan mendaur ulang.

Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT)
Melakukan kegiatan pengelolaan limbah cair di rumah tangga yang berasal dari sisa kegiatan mencuci, kamar mandi dan dapur yang memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutuskan mata rantai penularan penyakit.

Di sela sela kegiatan bersih bersih ibu ibu kader pun ikut berjoged ria dengan alunan musuk yang tersedia

Dengan program STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) dalam gerakan jamban keluarga yang di motori Ninis selaku lurah kalodran dan Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Pakuncen kelurahan Kalodran kecamatan walantaka, kota serang. Selasa (13/09/2022).

BACA JUGA :  Bagian Etalase Kerukunan dan Toleransi Beragama, Kapolri Resmikan Rumah Ibadah DI Kepri

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Walantaka Karsono, bersama kasi PMK kecamatan Walantaka Wasid, Kepala kelurahan Kalodran Ninis Nafisah bersama para staf kelurahan.

Salah satu penggiat STBM kota serang Ibu Putu dan Perwakilan dari lembaga Dompet Duafa, petugas kesehatan Puskesmas Walantaka bersama bidan kelurahan, serta Para Kader, Ketua RT dan RW se-kelurahan Kalodran.

Ibu ibu kader sedang ikut bersih bersi

“Ibu ibu perlu di ketahui untuk mencegah penyakit menular dan dampak dari Stunting itu bukan dari makanan saja akan tetapi dari lingkungan yang tudak bersih itupun jadi salah satu penyakit yang bisa saja menular kepada Ibu ibu dan keluarga, “tutur Ninis

“Untuk itu mari kuta rawat linkungan kita dengan baik rapih dan asri serta garus rajin bersih bersih lingkungan temoat di mana kita tinggal “pungkas Ninis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *