Diakibatkan ditagih hutang bunuh diri

oleh

Wanita Tewas Usai Ditagih Utang di Pandeglang Diduga Gantung diri
Pandeglang – Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Polisi memastikan seorang wanita berinisial CH (40) yang ditemukan tewas di rumahnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, bunuh diri. Polisi menyebut, saat ditemukan, korban dalam keadaan tergantung di dalam rumah.

“Iya, benar gantung diri,” kata Kanit Reskrim Polsek Panimbang Ipda Arry Zuwono, Kamis (3/11/22).

Arry menjelaskan, korban ditemukan oleh suaminya. Arry menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustrasi terlilit utang.

Baca juga:
Dakwaan Nikita Mirzani Rampung, Jaksa Segera Limpahkan ke Pengadilan
“Menurut keterangan si suami, dia itu (korban) punya pinjaman 10 bank emok atau bank keliling,” katanya.

Diketahui, mayat korban ditemukan pada Selasa (1/11/2022). Sebelum ditemukan tewas, korban sempat ditagih utang oleh bank emok alias bank keliling. Menurut pengakuan suami, banyak yang menagih utang ke rumahnya.

“Sebelumnya, suaminya bercerita ke Abah Tolib, korban sering mengambil pinjaman ke bank emok atau pinjaman sehingga banyak tagihan di rumah korban,” ujar Kapolsek Panimbang Iptu Asep” Diakibatkan banyak tekanan ditagih bank keliling dan faktor ekonomi yg mendesak (yudi ckn)

BACA JUGA :  Ada 340 Desa di Lebak Banten Miliki Potensi Pariwisata, Destinasi Wisata Baru Akan Bermunculan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *