Ada Beberapa Kelompok Tani Sudah Ada yang Panen, Harga Beras di Kota Serang Mulai Turun

oleh

Serang Kota, 29 Februari 2024 || Compaskotanews.com – Harga beras di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, mulai mengalami penurunan. Penurunan harga beras itu sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu.

Saat ini, harga beras untuk kualitas premium berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17.500 per kilogramnya.

Sebelumnya, harga beras kualitas premium bisa mencapai Rp 18.000 per kilogram.

Sementara, harga beras untuk kualitas medium berada di kisaran Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Induk Rau, Mamat (32), mengaku, saat ini harga beras di Pasar Induk Rau sudah mulai mengalami penurunan.

“Kalau yang premium itu ada yang Rp 16.500 sampai Rp 17.500 per kilogramnya. Kalau untuk per 25 kilogram yang premium itu bisa sampai Rp 385.000,” ujarnya, Kamis, 29 Februari 2024.

Mamat mengatakan, sementara untuk beras dengan kualitas medium saat ini berada di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per kilogramnya.

“Kalau untuk yang medium itu ada yang Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per kilogramnya,” katanya.

Mamat mengaku, penurunan harga beras sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu meskipun tidak signifikan.

“Ini sudah mulai turun sedikit-sedikit baru tiga hari. Sebelumnya kan yang harga per karung yang Rp 385 ribu itu bisa sampai Rp 400 ribu lebih. Sekarang mulai turun sekitar Rp 5.000 per karungnya,” tuturnya.

Mamat mengatakan, stok beras yang didapatkan dari distributor diakui masih aman hingga memasuki bulan Ramadan maupun Lebaran.

“Kalau untuk stoknya mah aman sampai puasa sampai Lebaran juga masih ada,” katanya.

Pedagang berharap, harga beras khususnya di Pasar Induk Rau bisa mengalami penurunan. Pasalnya, sejak mengalami kenaikan harga, tak sedikit konsumen yang mengeluh kepadanya.

BACA JUGA :  Aturan Baru di RI Akan Mengizinkan Anggota TNI/Polri Mengisi Jabatan ASN

“Paling konsumen ngeluhin masalah harga makin naik terus kemarin-kemarin. Mudah-mudahan ini terus mengalami penurunan juga ya. Harapan saya sih mudah-mhdahan bisa sampai Rp 14. 000 per kilonya, biar stabil lagi,” ujarnya.

(Ipank/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *