Desakan Forum Honorer Kota Serang: Kebijakan Pro Honorer Tidak Ada Keberpihakan dan Solusi

oleh

Serang Kota || Compaskotanews.com
Forum Honorer Kota Serang menekankan perlunya kebijakan pro honorer dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh tenaga honorer. Mereka menuntut perlakuan yang adil dan mengharapkan kehidupan yang layak dengan gaji dan status yang jelas.

Ketua Forum Honorer Kota Serang, Achmad Herwandi, mengecam keputusan Pemerintah Pusat yang membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CASN) bagi lulusan baru. Herwandi menyatakan bahwa keputusan tersebut tidak memihak kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi tanpa kepastian status.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Karsono, menjelaskan bahwa kuota penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah disesuaikan dengan jumlah pegawai yang pensiun. Namun, hal ini tidak mengakomodasi tenaga honorer yang belum diangkat menjadi PPPK, meninggalkan sekitar 200 pegawai tanpa pekerjaan pada tahun 2024 karena habis masa baktinya.

Forum Honorer Kota Serang menegaskan bahwa keberlangsungan pembangunan Kota Serang tidak bisa dilepaskan dari kontribusi tenaga honorer. Mereka menuntut adanya kebijakan yang memperhatikan hak-hak mereka untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan layak.

Para tenaga honorer merasa diabaikan dan tidak dihargai atas kontribusi mereka dalam pembangunan Kota Serang. Mereka menuntut agar Pemkot Serang segera mengatasi ketidakpastian status dan gaji yang mereka hadapi.

Selain itu, Forum Honorer Kota Serang juga menyoroti kebutuhan akan kebijakan yang lebih inklusif dan progresif dalam mengatasi permasalahan honorer. Mereka mengajak pemangku kebijakan untuk berempati dan memahami kondisi yang dihadapi oleh tenaga honorer.

Dalam upayanya untuk menyelesaikan permasalahan honorer, Forum Honorer Kota Serang menyampaikan bahwa mereka siap untuk berdiskusi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Serang. Mereka berharap dapat diberikan ruang partisipasi dalam proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan nasib mereka.

Pemerintah Kota Serang diminta untuk segera merespons desakan dari Forum Honorer Kota Serang dengan serius dan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keadilan. Hal ini dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat Kota Serang.

BACA JUGA :  Siswa SPN Mandalwangi Diktuk BA 2022 Melaksanakan Kunjungan ke Satbrimob Polda Banten

Para tenaga honorer di Kota Serang menunjukkan kesatuan dan determinasi dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Mereka menegaskan bahwa kesinambungan pembangunan Kota Serang tidak bisa dicapai tanpa pengakuan dan penghargaan terhadap kontribusi mereka.

Desakan dari Forum Honorer Kota Serang menjadi sorotan publik yang menyoroti ketimpangan dan ketidakadilan dalam sistem pengangkatan tenaga honorer. Hal ini mengundang perhatian masyarakat dan memperkuat solidaritas di antara para tenaga honorer.

Pemerintah Kota Serang diingatkan akan tanggung jawabnya untuk melindungi hak-hak tenaga honorer dan memastikan kebijakan yang berpihak kepada mereka. Kegagalan dalam hal ini dapat berpotensi menciptakan ketegangan sosial dan mengganggu stabilitas di Kota Serang.

Keberadaan Forum Honorer Kota Serang menjadi bukti bahwa perjuangan untuk keadilan dan kesejahteraan terus berlangsung. Mereka merupakan suara yang penting dalam memperjuangkan hak-hak tenaga honorer di Kota Serang dan seluruh Indonesia.

(Tf/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *