Kepsek SMPN 9 Kota Serang Gaosul Berinovasi dengan Program SODERI untuk Meningkatkan Layanan Pendidikan Agama

oleh

Kehadiran Kadis Dindik Kota Serang Suherman di dampingi Kepsek SMN 9 Gaosul dan staf Kandindik GTK Jindar dalam rangka menyaksikan baca Al quran serentak oleh 900 Siswa Siswi SMPN 9 Kota Serang dari Program PECIQU.

Serang Kota, 04 April 2024 || Compaskotanews.com —
Kepala Sekolah SMPN 9 Kota Serang, Gaosul, Menggelar Program SODERI (Sodakoh Tiap Hari) Selama Bulan Romadhon.

Di tengah upaya memperbaiki mutu pendidikan, Kepsek SMPN 9 Kota Serang, Gaosul, memimpin inisiatif baru untuk memperkuat pendidikan agama di sekolahnya. Salah satunya adalah Program Idukasi Pecinta Baca Alquran, yang bertujuan untuk mengajak siswa lebih sering membaca Alquran, baik di sekolah maupun di rumah.

Dalam era digitalisasi, para pendidik di SMP sering berhadapan dengan tantangan seperti tawuran dan kegiatan di luar sekolah yang tidak produktif. Gaosul percaya bahwa pendidikan agama dapat menjadi landasan untuk mengatasi masalah ini, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Belum lama ini, sekolah ini mengadakan kegiatan baca Alquran di halaman sekolah, melibatkan lebih dari 900 siswa, dan disaksikan oleh pejabat dari Dindik Kota Serang. Gaosul menyatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat hubungan siswa dengan ajaran agama Islam.

Namun, yang paling menonjol adalah Program SODERI yang unik, yang dilaksanakan setiap hari selama bulan Romadhon oleh para guru dan kepala sekolah. Dana yang terkumpul dari program ini akan disalurkan untuk membantu fakir miskin dan duafa di sekitar sekolah, serta untuk mendukung siswa kurang mampu.

Gaosul menjelaskan bahwa Program SODERI telah mendapat sambutan baik dari orang tua murid dan masyarakat sekitar. Program ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk merangkul nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam pendidikan.

Program PECIQU dan SODERI yang dijalankan oleh SMPN 9 Kota Serang telah menjadi percontohan bagi sekolah lain di Kota Serang. Mereka berharap inisiatif ini dapat diadopsi oleh lebih banyak sekolah di Banten, sebagai langkah untuk meningkatkan pendidikan agama dan sosial di tingkat pendidikan dasar dan menengah.

BACA JUGA :  Jajaran Polda Banten Tangkap Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal ke Saudi

Baca dan ikuti terus info berita terkini klik di Compaskotanews com

(Tf/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *