21TPS (Tempat Pemungutan Suara) Terdampak Banjir di Kota Tangerang: Kapolres Memastikan Keadaan Logistik Pemilu Aman

oleh

Tangerang Kota,14 Februari 2024 || Compaskotanews.com — Hujan deras telah mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang sejak dini hari Rabu (14/02). Terutama di Kecamatan Ciledug dan Larangan, banjir merendam puluhan rumah serta 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Gaga dan 13 TPS di Larangan Utara.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, bersama Forkopimda segera turun ke lapangan untuk mengevaluasi lokasi banjir yang juga merupakan lokasi TPS. Di sana, mereka memastikan keamanan logistik pemilu dari TPS yang terdampak.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres menyatakan bahwa puluhan personil telah dikerahkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir. Fokus utama adalah pada TPS yang akan melakukan pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari 2024.

Zain menjelaskan bahwa personilnya juga telah ditempatkan untuk mengamankan logistik pemilu ke lokasi yang lebih aman. Dia menegaskan bahwa semua logistik pemilu telah diamankan dan dalam kondisi baik.

Tidak hanya itu, koordinasi juga telah dilakukan dengan KPU Kota Tangerang untuk memindahkan TPS yang terkena dampak banjir. Tujuannya agar pelaksanaan pemungutan suara dapat berjalan lancar di lokasi yang tidak tergenang banjir.

Pj Wali Kota, Nurdin, menegaskan bahwa Pemkot bersama Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, dan TNI telah berkoordinasi dengan KPU Kota Tangerang terkait pelaksanaan pemungutan suara di wilayah terdampak banjir.

Meskipun keputusan akhir ada di tangan KPU, mereka siap membantu mengawasi serta memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.

Hujan lebat yang terus mengguyur wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya telah menyebabkan genangan air di beberapa lokasi, termasuk di Kelurahan Larangan Utara dan Kelurahan Gaga di Kecamatan Larangan.

BACA JUGA :  Tiga Kepala Daerah di Banten Ramai Ramai Mundur Demi Nyaleg, Ini Ketentuan Penggantinya

Hingga siang hari Rabu (14/02), sejumlah titik banjir di kedua kelurahan tersebut mulai surut, memungkinkan proses pemungutan suara tetap dilaksanakan. Meskipun demikian, upaya terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pemilu di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

(Tf/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *