
Anak Kecil Jadi Manusia Silver di Lampu Merah Palima, Dugaan Eksploitasi Anak Kembali Terjadi di Banten
Serang, CompasKotaNews.com – Dugaan praktik eksploitasi anak kembali mencuat di wilayah Provinsi Banten. Seorang anak kecil terlihat mengemis di Lampu Merah Palima, Kota Serang, tepatnya tak jauh dari Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), dengan tubuh dicat perak layaknya manusia silver.
Pemandangan tersebut memicu keprihatinan masyarakat. Anak tersebut tampak berdiri di tengah panas dan asap kendaraan, mempertaruhkan keselamatan demi mendapatkan uang dari para pengendara yang berhenti di lampu merah.
Warga menilai, kondisi ini kuat diduga merupakan bentuk eksploitasi anak oleh pihak orangtua atau orang dewasa yang seharusnya bertanggung jawab atas perlindungan dan kesejahteraan anak.
“Ini sangat memprihatinkan. Anak seharusnya sekolah dan bermain, bukan dipaksa mengemis di jalan dengan dicat seperti itu,” ujar salah seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya.
Aktivitas manusia silver yang melibatkan anak di bawah umur dinilai melanggar prinsip perlindungan anak. Selain berisiko terhadap kesehatan akibat cat yang digunakan, anak juga terancam kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat mendesak Dinas Sosial, Satpol PP, serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan menertibkan dan menelusuri pihak yang berada di balik aktivitas tersebut. Pemerintah daerah juga diminta memberikan pembinaan serta solusi sosial, bukan sekadar penertiban sesaat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penanganan kasus dugaan eksploitasi anak di lokasi tersebut.
(Red/ckn)







