TUNTUTAN KELUARGA BESAR TERUMBU BANTEN UNTUK HILANGKAN PREMANISME DI KOTA SERANG, TERMASUK STADION MULANA YUSUF

oleh

Serang Kota ||Compaskotanews.com — kembali menjadi sorotan setelah adanya pemberitaan viral yang melibatkan anggota Satgas Parpora Kota Serang berinisial Rd. Pemberitaan tersebut kemudian mengundang tanggapan dari kubu Padepokan Terumbu Banten, yang mengungkapkan keinginan bersama agar Rendy tidak lagi mengurusi urusan terkait Satgas atau menjalankan tugasnya di Stadion Mulana Yusuf.

Keinginan ini bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah yang matang dalam Rapat Ke-2 yang diadakan di Kantor Disparpora Kota Serang bersama Terumbu Banten. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, mulai dari Ketua Umum beserta jajarannya, para penasehat, hingga perwakilan dari DPP dan DPW. Jumlah peserta yang hadir mencapai kurang lebih 50 orang, yang terdiri dari pengurus dari berbagai tingkatan mulai dari tingkat pusat, kecamatan, hingga desa. Semua hadir dengan satu tujuan utama: membahas dan menyikapi berbagai hal yang berpotensi memicu kerusuhan atau ketidaknyamanan di Kota Serang.

Floating Ad with AdSense
X

Dalam rapat tersebut, telah disepakati secara bulat oleh seluruh pengurus Terumbu Banten bahwa fenomena premanisme di Kota Serang harus dihilangkan secara tuntas, baik di wilayah kota secara umum maupun khususnya di Stadion Mulana Yusuf. Oknum yang telah disebutkan sebagai pelaku tindakan yang tidak diinginkan harus dihentikan dari seluruh kegiatannya dan bahkan dipecat dari organisasi atau posisi yang diembannya. Istilah yang digunakan dalam kesepakatan tersebut adalah “dipecat”, yang menunjukkan tingkat keparahan dari masalah yang dihadapi dan komitmen kuat untuk melakukan perubahan.

Rapat tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB, dengan seluruh peserta sepakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Serang. Salah satu fokus utama adalah Stadion Mulana Yusuf, yang sebelumnya pernah menjadi lokasi konflik antara pedagang dan pengurus. Dengan kesepakatan ini, diharapkan kedepannya stadion tersebut dapat menjadi tempat yang damai dan tentram, bahkan diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik bagi masyarakat Kota Serang dan pengunjung luar kota.

BACA JUGA :  Geger Penemuan Jenazah Pria Membusuk Tergantung di Gubuk Kosong Cibatu, Garut – Berpakaian Lengkap Serba Gelap

Komitmen dari pengurus Terumbu Banten tidak hanya sebatas kata-kata, melainkan merupakan wujud kepedulian mereka terhadap keamanan dan kenyamanan seluruh warga Kota Serang. Mereka berharap bahwa dengan menghilangkan elemen premanisme dan menciptakan suasana yang kondusif, Kota Serang dapat berkembang lebih baik dan menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal, bekerja, dan beraktivitas.

(Red/Ckn)