
Pandeglang || Compaskotanews.com — Selamat malam Bunda Bu Neng! Pada kesempatan ini, kita memiliki kesempatan berharga untuk berbicara langsung dengan beliau mengenai berbagai hal terkait layanan terapi kesehatan yang tengah disosialisasikan, serta perjalanan klinik yang beliau kelola selama bertahun-tahun. Ketika ditanya mengenai aktivitas malam ini, Bu Neng menjelaskan bahwa ia sedang melakukan sosialisasi tentang berbagai jenis terapi kesehatan yang tersedia di kliniknya. Salah satu alat yang sering menjadi perhatian masyarakat adalah matras batu giok – bukan sekadar batu giok biasa yang digunakan secara terpisah, melainkan sebuah perangkat khusus yang dirancang untuk mendukung proses terapi. Fungsi utama matras batu giok adalah untuk mempelancar peredaran darah di seluruh tubuh dan membantu mereleksasikan otot-otot yang tegang, sehingga memberikan kenyamanan dan manfaat kesehatan dalam waktu yang efisien. Selain matras batu giok, klinik ini juga menyediakan berbagai alat dan jenis terapi kesehatan lainnya yang telah terbukti bermanfaat. Di antaranya adalah: – Bekam: baik menggunakan metode tradisional maupun alat bekam modern seperti rukiah gel (gel ultrasound) yang membantu meningkatkan efektifitas proses pengeluaran racun dari tubuh.- Sinar Inframerah: digunakan untuk membantu mengurangi nyeri otot dan sendi, serta mempercepat penyembuhan jaringan.- Akupuntur: terapi kuno dari Tiongkok yang bertujuan untuk menyelaraskan aliran energi dalam tubuh dan mengatasi berbagai keluhan kesehatan.- Sinar Terahertz: membantu merangsang sel-sel tubuh agar berfungsi dengan lebih optimal dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. “Sudah banyak orang yang merasakan manfaat dan berhasil mendapatkan perbaikan kondisi kesehatan setelah menjalani terapi di sini, alhamdulillah,” ujar Bu Neng dengan bangga. Banyak dari mereka yang kemudian terus melanjutkan terapi secara berkala karena merasakan perubahan positif pada tubuh mereka. Klinik Sehat Kesehatan Rumah yang dikelola Bu Neng bukan hanya sebuah tempat terapi semata – beliau sendiri merupakan seorang PNS sekaligus guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah Labuan, yang dengan penuh dedikasi menjalankan klinik ini agar masyarakat di Pandeglang bisa mendapatkan akses layanan terapi kesehatan yang berkualitas. Perjalanan beliau dalam mengelola klinik ini telah mencapai hampir 5 tahun, dan selama waktu itu, ia terus berupaya meningkatkan kualitas layanan serta memperkenalkan berbagai jenis terapi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi klinik dan menjalani terapi, Bu Neng menyampaikan bahwa alamat klinik terletak di simpang dekat Terminal Tarogong, Labuan, Pandeglang, Banten. Klinik buka setiap hari mulai dari pukul 14.00 siang hingga pukul 22.00 malam, sehingga memudahkan masyarakat yang bekerja atau bersekolah untuk datang setelah aktivitas harian mereka selesai. Mengenai administrasi dan biaya terapi, Bu Neng menjelaskan bahwa pihak klinik sangat terbuka untuk menerima pertanyaan dari calon pasien mengenai durasi dan biaya terapi. Ada beberapa paket terapi yang ditawarkan, antara lain: – Paket terapi selama 90 menit dengan biaya sekitar 100 ribu rupiah, yang mencakup penggunaan berbagai alat fisioterapi yang tersedia.- Paket terapi selama 120 menit dengan biaya sekitar 140 ribu rupiah, dengan layanan yang lebih komprehensif. Sebelum memulai setiap sesi terapi, tim klinik akan melakukan pemeriksaan awal berupa pengukuran tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, dan suhu tubuh untuk memastikan kondisi pasien dalam keadaan yang aman sebelum menjalani terapi. Hal ini menjadi bagian penting dari prosedur klinik untuk menjamin keamanan dan kenyamanan setiap pasien. “Semoga klinik ini bisa menjadi harapan bagi masyarakat Banten, khususnya di daerah Pandeglang, untuk selalu menjaga kesehatan tubuh mereka melalui terapi yang tepat,” tutup Bu Neng dengan penuh harapan. (Toni/red)






