
LEBAK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lebak mulai merealisasikan proyek perbaikan ruas jalan strategis yang menghubungkan Rangkasbitung dengan Gajrug. Penanganan infrastruktur ini menjadi bagian dari program peningkatan kualitas jalan daerah guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Proyek yang berlokasi di wilayah Kabupaten Lebak tersebut menargetkan perbaikan di sejumlah titik dengan total panjang penanganan sekitar 3,3 kilometer. Ruas jalan ini diketahui menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan masyarakat antarwilayah.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Lebak, Hamdan Sholeh, menjelaskan bahwa pekerjaan difokuskan pada segmen jalan yang mengalami kerusakan cukup berat. Perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi beton agar struktur jalan lebih kuat dan memiliki daya tahan lebih lama terhadap beban kendaraan bertonase besar maupun perubahan cuaca ekstrem.
Menurutnya, metode betonisasi dipilih untuk meningkatkan kualitas jalan secara menyeluruh sehingga tidak mudah rusak dalam waktu singkat. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Total anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp106 miliar yang bersumber dari APBD daerah. Dana tersebut dialokasikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dasar dan pemerataan pembangunan di wilayah Lebak.
Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi proyek. Aktivitas alat berat dan pengaturan lalu lintas sementara diterapkan guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran pekerjaan.
Pemerintah daerah berharap perbaikan jalan Rangkasbitung–Gajrug ini mampu mempercepat arus transportasi, memangkas waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Infrastruktur jalan yang baik diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga. (Red/CKN)








