
Rekam Jejak Suyudi Ario Seto, Mantan Kapolda Banten yang Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri
Jakarta || Compaskotanews.com — Nama Komjen Polisi Suyudi Ario Seto kini menjadi sorotan nasional sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Banten. Pria kelahiran Pandeglang, 14 Juli 1973 ini, resmi diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo .
Pada Kamis, 1 Oktober 2026, pagi hari sekitar pukul 09.10 WIB, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Gedung DPR RI, Jakarta. Surat Presiden (Surpres) Nomor R-57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 menjadi pintu masuk proses ini. Tak berselang lama, Komisi III DPR menyetujui secara aklamasi, lalu Rapat Paripurna DPR RI menetapkan persetujuan secara resmi .
Suyudi adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Seluruh perjalanan kariernya ditempa dari tingkat paling bawah, terutama di bidang reserse dan kriminal. Ia mengawali langkah sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, lalu menjabat Kapolsek Pasar Minggu, Tanah Abang, hingga Penjaringan. Di tingkat Polres, ia dipercaya memimpin Kasat Reskrim di Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat .
Jejak kepemimpinannya meluas saat dipercaya menjadi Kapolres Majalengka (2014), Kapolres Bogor (2015), Kapolresta Bogor Kota (2016), dan Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017). Kariernya naik ke tingkat Polda dan Bareskrim Polri — menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Wadirtipideksus, hingga Wadirtipidsiber Bareskrim Polri. Tahun 2023, ia diangkat menjadi Wakapolda Metro Jaya, dan Juni 2024 dipercaya memimpin Polda Banten sebagai Kapolda .
Selama menjabat sebagai Kapolda Banten, Suyudi dikenal dekat dengan masyarakat dan terus menjaga sinergitas bersama pemerintah daerah serta tokoh masyarakat. Ia kemudian diangkat menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Agustus 2025 — posisi yang diembannya hingga dicalonkan menjadi Kapolri .
Dalam pemaparan visi misinya di hadapan Komisi III DPR, Suyudi mengusung tema “Polri Bersama Masyarakat”. Ia menegaskan: “Saya siap dinilai dari hasil, bukan dari janji.” Transformasi Polri ke depannya akan menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian, sekaligus membuka diri terhadap kritik yang berbasis fakta sebagai bagian dari sistem perbaikan .
Bagi warga Banten khususnya, pencalonan Suyudi Ario Seto bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan kepolisian nasional, melainkan bukti bahwa putra daerah yang tumbuh dengan pengalaman di tanah kelahirannya mampu membawa amanah di tingkat tertinggi. Selanjutnya, pelantikan resmi dijadwalkan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto .
(Ckn/red)


