
Atap Dapur Santri Jebol dan Banjir di Ponpes Daar El Ilmi Ibnu Titi Hamzah, Gubernur Andra Soni Langsung Cepat Tanggap
SERANG || CompasKotaNews.com — Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang senantiasa melimpahkan kasih sayang dan pertolongan-Nya. Pada hari Rabu, 28 Oktober 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, sebuah musibah menimpa Pondok Pesantren Daar El Ilmi Ibnu Titi Hamzah yang berlokasi di Kampung Karangjahe, Kecamatan Pabuaran, Kota Serang, Provinsi Banten.
Derasnya curah hujan yang mengguyur wilayah Kota Serang pada siang hingga sore hari itu mengakibatkan atap bangunan dapur santri jebol dan air meluap masuk sehingga terjadilah banjir di sekitar area bangunan pesantren. Kejadian ini tentu mengganggu sekaligus menimbulkan kerugian bagi kegiatan operasional pondok pesantren yang menampung para santri di sana.
Kabar mengenai musibah ini ternyata dengan cepat sampai ke telinga Gubernur Banten, Andra Soni, Beliau tidak tinggal diam, melainkan segera mengambil langkah cepat tanggap dengan menurunkan tim dan berkoordinasi langsung guna memastikan keadaan serta kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh pihak pesantren pascabencana.
Kehadiran respon cepat dari Gubernur Banten ini dinilai banyak pihak sebagai bukti nyata kepemimpinan yang peduli dan amanah. Seorang pemimpin yang tidak hanya hadir di acara seremonial, tetapi hadir tepat di saat masyarakatnya sedang membutuhkan perhatian dan pertolongan, sekecil apa pun permasalahan yang dihadapi.
Pimpinan Pondok Pesantren Daar El Ilmi Ibnu Titi Hamzah, Al-Ustadz Dr. Syarifudin Hamzah, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus rasa bangga atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Beliau secara khusus menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Gubernur beserta seluruh jajaran yang telah turun langsung meninjau keadaan di lokasi.
“Semoga perhatian dan bantuan ini dapat meringankan beban pondok pesantren kami. Dapur yang rusak akibat terjangan hujan deras dan jebolnya atap tersebut semoga segera dapat diperbaiki dan dibangun kembali dengan layak, sehingga para santri dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ungkap Dr. Kyai Syarifudin Hamzah dengan harap yang tulus.
Selain kepada Bapak Gubernur, pihak pesantren juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KH. Enting Kasman Abdul Kariim atas dukungan dan perhatian yang telah diberikan. Kehadiran beliau dinilai sangat berarti sebagai bagian dari silaturahmi Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) sekaligus semangat yang terus digaungkan dalam Gerakan Banten Mengaji.
Di balik segala musibah yang terjadi, tentu ada hikmah besar yang dapat kita ambil bersama. Semoga kejadian ini mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan, serta menjadi pengingat bahwa kekuatan sesungguhnya adalah ketika kita saling menguatkan di saat satu sama lain sedang dalam keadaan sulit. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi langkah kita semua. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
(Ckn/red)

