
CompasKotaNews.com – Penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah astronom dari kawasan Timur Tengah telah mengungkap prediksi terbaru terkait kapan 1 Syawal akan jatuh.
Berdasarkan kajian astronomi, mayoritas negara diperkirakan akan merayakan Idulfitri pada 20 Maret 2026. Namun demikian, potensi perbedaan penetapan tanggal Lebaran tetap terbuka, tergantung metode yang digunakan masing-masing negara dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Peluang Perbedaan Penetapan Lebaran
Para ahli menyebutkan bahwa kemungkinan perbedaan Hari Raya Idulfitri bukan hal baru. Hal ini disebabkan oleh perbedaan metode, seperti rukyat (pengamatan hilal) dan hisab (perhitungan astronomi), yang digunakan oleh berbagai otoritas keagamaan di dunia.
Sebagian wilayah diprediksi dapat melihat hilal lebih awal, sementara wilayah lainnya harus menunggu hingga hari berikutnya. Inilah yang berpotensi menyebabkan perbedaan perayaan Idulfitri di sejumlah negara.
Prediksi 20 atau 21 Maret 2026
Selain prediksi dari astronom Arab, sejumlah lembaga juga memberikan estimasi yang beragam. Ada yang memperkirakan Idulfitri jatuh pada 20 Maret 2026, namun ada pula yang memprediksi 21 Maret 2026, bergantung pada hasil pemantauan hilal di masing-masing wilayah.
Perbedaan ini mencerminkan dinamika penentuan kalender Hijriah yang memang bergantung pada kondisi astronomi dan faktor geografis.
Penetapan Resmi Menunggu Sidang Isbat
Di Indonesia, kepastian tanggal Idulfitri 1447 H akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar oleh pemerintah. Keputusan ini akan mempertimbangkan hasil rukyat hilal di berbagai titik pengamatan serta perhitungan astronomi.
Sidang tersebut menjadi acuan resmi bagi umat Islam di Indonesia dalam menentukan hari perayaan Lebaran.
Masyarakat Diminta Menunggu Keputusan Resmi
Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dan otoritas terkait. Meski prediksi astronomi sudah tersedia, keputusan akhir tetap bergantung pada hasil pemantauan hilal.
Dengan demikian, umat Islam dapat merayakan Idulfitri secara serentak sesuai ketetapan yang berlaku di masing-masing negara. (Red/CKN)






