
Kota Serang, CompasKotaNews.com – Warga yang tinggal di sekitar kawasan kos-kosan dekat Kampus FKIP UNIBA Kota Serang tengah dilanda keresahan. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir muncul dugaan aksi pelecehan yang menyasar pelajar dan mahasiswi di area tersebut.
Peristiwa ini terjadi di lingkungan kos-kosan yang berada tidak jauh dari kampus, yang selama ini dikenal sebagai kawasan tempat tinggal mahasiswa dan pelajar. Sejumlah warga menyebutkan, aksi yang diduga dilakukan oleh seorang pria tersebut terjadi dengan modus yang berbeda, namun menyasar perempuan yang melintas seorang diri.
Salah satu kejadian yang paling menghebohkan adalah dugaan aksi begal payudara yang dialami seorang siswi sekolah menengah atas (SMA). Korban disebut mengalami pelecehan saat sedang berada di sekitar area tersebut. Kejadian itu pun menimbulkan kekhawatiran bagi para pelajar yang biasa beraktivitas di sekitar lingkungan kampus dan kos-kosan.
Tidak hanya itu, peristiwa lain juga dialami seorang mahasiswi yang tinggal di kawasan tersebut. Ia dilaporkan menjadi korban penyemprotan cairan oleh seseorang yang tidak dikenal saat hendak memasuki gerbang kos tempat tinggalnya. Insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat korban terkejut serta merasa tidak aman.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini kemudian berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang ada di sekitar lokasi. Dari hasil rekaman tersebut, terlihat seorang pria yang diduga menjadi pelaku beraksi menggunakan sepeda motor jenis Yamaha NMAX generasi kedua berwarna hitam.
Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak melintas di sekitar lokasi kejadian dengan sepeda motor tersebut sebelum diduga melakukan aksinya. Ciri kendaraan yang terekam kamera pengawas kini menjadi salah satu petunjuk yang diharapkan dapat membantu proses identifikasi pelaku.
Munculnya dugaan aksi pelecehan ini membuat para penghuni kos, khususnya mahasiswi dan pelajar perempuan, merasa khawatir saat harus beraktivitas di luar kamar kos, terutama pada waktu-waktu tertentu. Sebagian dari mereka mengaku kini lebih berhati-hati ketika keluar atau pulang ke tempat tinggal.
Beberapa warga juga mengimbau agar para pelajar dan mahasiswi tidak berjalan sendirian, terutama pada malam hari atau di area yang sepi. Selain itu, warga berharap pihak pengelola kos maupun masyarakat sekitar dapat meningkatkan kewaspadaan dengan memantau lingkungan secara bersama-sama.
Keresahan ini pun memicu harapan besar dari masyarakat agar aparat kepolisian segera turun tangan menyelidiki kasus tersebut. Warga berharap pelaku dapat segera diidentifikasi dan ditangkap agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain penindakan hukum, warga juga menilai pentingnya peningkatan keamanan lingkungan di kawasan kos-kosan sekitar kampus. Pemasangan kamera pengawas tambahan, penerangan jalan yang memadai, serta koordinasi antarwarga dianggap menjadi langkah yang dapat membantu mencegah tindak kejahatan.
Dengan adanya perhatian dari pihak berwenang dan kerja sama masyarakat, diharapkan situasi keamanan di sekitar kawasan kos FKIP UNIBA Kota Serang dapat kembali kondusif sehingga para pelajar dan mahasiswi dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (Red/CKN)