
Kejari Serang Geledah Kantor BPN Kota Serang, Cari Alat Bukti Dugaan Korupsi
Serang, Banten – Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang melakukan penggeledahan menyeluruh di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Serang pada Selasa (3/3/2026). Aksi ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani tim Pidana Khusus (Pidsus).
Operasi penggeledahan berlangsung intensif sejak pukul 13.00 hingga 17.30 WIB. Jaksa penyidik membawa keluar sejumlah barang bukti berupa dokumen penting yang dimasukkan ke dalam kardus dan kotak kontainer. Selain dokumen, barang elektronik juga turut diamankan dari beberapa ruangan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Serang, Muhamad Lutfi Adrian, mengonfirmasi tindakan ini berkaitan dengan dugaan kasus korupsi pertanahan. Menurut Lutfi, seluruh area kantor, termasuk ruang kepala BPN, telah diperiksa secara teliti oleh tim penyidik.
“Penggeledahan dilakukan untuk mencari serta mengamankan alat bukti dalam rangka penyidikan, karena perkara ini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan,” ujar Lutfi. Hingga saat ini, penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Uang Tunai Ratusan Juta Disita
Selain dokumen, tim Kejari juga menyita uang tunai senilai Rp228,15 juta yang diduga berkaitan dengan praktik gratifikasi dalam pengurusan perizinan pertanahan selama periode 2020–2025. Uang tersebut ditemukan di sejumlah ruang dalam kantor BPN.
Proses penyitaan uang tunai ini menjadi bagian dari pengumpulan bukti yang mendukung pemeriksaan kasus dugaan korupsi tersebut. Pihak Kantor Pertanahan Kota Serang belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan ini.
Fokus Penyidikan Masih Berlanjut
Meski penggeledahan telah usai, proses penyidikan kasus ini masih terus berjalan. Penyidik menelusuri hubungan antara uang yang disita dan dugaan gratifikasi di layanan pertanahan. Belum ada rincian resmi lebih lanjut dari Kejari Serang mengenai tersangka atau perkembangan kasus.
Publik dapat terus mengikuti perkembangan kasus ini karena menjadi sorotan penting dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor pelayanan publik pertanahan.
Jika mau, saya bisa buatkan juga versi SEO-ready lengkap dengan meta description dan judul SEO supaya langsung optimal untuk CompasKotaNews.com.
Apakah mau saya buatkan?







