Kisruh Internal Tim Penjaringan Ketua KONI Banten 2025-2029

oleh

Kisruh Internal Tim Penjaringan Ketua KONI Banten 2025-2029

SERANG.CompasKotaNews.Com
Proses menuju pemilihan Ketua Umum KONI Banten periode 2025-2029 diwarnai kisruh di internal Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Persoalan mencuat lantaran penetapan Ketua dan Sekretaris TPP dipermasalahkan sebagian anggota.

Floating Ad with AdSense
X

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI Banten Nomor 50/SK-BO/KONI-BTN/VIII/2025 yang ditandatangani Ketua KONI Banten, Edi Ariadi, pada 29 Agustus 2025, susunan TPP terdiri dari tujuh orang. Ajat Sudrajat ditunjuk sebagai Ketua, Rizki Ramadhan sebagai Sekretaris, serta lima anggota lainnya yakni Agus Irawan (KONI Kabupaten Serang), Dirman (KONI Kota Tangerang), Iyos Rosandi (Pengprov PASI Banten), Tubagus Kumaru Nurzaman (Pengprov PDBI Banten), dan Ratna Ambarwati (Perwosi Banten).

Namun, keputusan itu dipersoalkan Tubagus Kumaru Nurzaman atau akrab disapa Entus. Ia menilai penetapan Ketua dan Sekretaris tidak melibatkan mayoritas anggota TPP yang sebelumnya dipilih melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Banten pada 23 Agustus 2025.

“Sejak Rakerprov, lima nama anggota sudah ditetapkan. Sementara dua nama perwakilan KONI Banten saat itu belum disebutkan. Jadi mestinya pemilihan Ketua dan Sekretaris dibicarakan bersama kami berlima, bukan ditetapkan sepihak melalui SK,” tegas Entus.

Ia meminta KONI Banten meninjau ulang keputusan tersebut dan menyerahkan pemilihan posisi Ketua dan Sekretaris TPP kepada anggota TPP sesuai hasil Rakerprov. “Supaya lebih fair, SK Ketua dan Sekretaris perlu direvisi. Kami ingin semua berjalan sesuai mekanisme,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris KONI Banten, Tigar Sugarba, menyebut penetapan Ketua dan Sekretaris dilakukan melalui rapat pimpinan KONI Banten. Tujuannya agar proses penjaringan tidak terhambat.

“Kami ingin segera bergerak karena waktu sangat terbatas. SK harus cepat turun agar TPP bisa langsung bekerja membuka pendaftaran,” jelas Tigar.

Meski demikian, Tigar mengakui perbedaan pandangan masih bisa dibicarakan. “Silakan kalau ada yang belum sepakat, bisa kita duduk bersama lagi. Yang penting tahapan tidak mundur, karena pendaftaran sudah mulai berjalan. Bahkan hari ini perwakilan Pak Agus Rasyid sudah mengambil formulir, dan Pak Entus sendiri yang menerimanya,” ujarnya.
(Red/CKN)