Konflik Pakistan vs Afghanistan Memanas, China Ikut Terdampak di Tengah Ketegangan Kawasan

oleh
Konflik Pakistan vs Afghanistan Memanas, China Ikut Terdampak di Tengah Ketegangan Kawasan
konflik Pakistan vs Afghanistan memanas

CompasKotaNews.com – Ketegangan geopolitik di kawasan Asia Selatan kembali meningkat setelah hubungan antara Pakistan dan Afghanistan memanas dalam beberapa waktu terakhir. Konflik yang melibatkan dua negara mayoritas Muslim tersebut bahkan menimbulkan dampak tidak langsung terhadap kepentingan China di kawasan.

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya ketidakstabilan regional, ketika perhatian dunia juga tertuju pada konflik besar lain di Timur Tengah yang melibatkan Iran.

Floating Ad with AdSense
X

Konflik Pakistan dan Afghanistan Memanas

Hubungan antara Pakistan dan Afghanistan dilaporkan memburuk setelah terjadi serangkaian bentrokan lintas batas. Ketegangan meningkat setelah Pakistan melakukan serangan udara ke wilayah Afghanistan yang dituding menjadi tempat perlindungan kelompok militan yang menyerang wilayah Pakistan.

Namun pemerintah Afghanistan membantah tudingan tersebut. Kabul menyebut masalah keamanan di Pakistan sebagai persoalan internal negara tersebut.

Bentrokan ini disebut sebagai salah satu ketegangan paling serius sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada tahun 2021. Eskalasi konflik tersebut membuat situasi keamanan di perbatasan kedua negara semakin rapuh dan memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.

China Terjebak di Tengah Ketegangan

Konflik Pakistan–Afghanistan tidak hanya berdampak pada kedua negara. China juga ikut terkena imbas karena memiliki kepentingan ekonomi dan strategis besar di wilayah tersebut.

Beijing selama ini menanamkan investasi besar melalui proyek infrastruktur dalam kerangka kerja sama ekonomi regional, termasuk yang terhubung dengan proyek Belt and Road Initiative. Ketegangan di kawasan berpotensi mengganggu stabilitas proyek-proyek tersebut.

Karena itu, China aktif melakukan diplomasi untuk meredakan konflik. Pemerintah China bahkan menyampaikan pesan langsung kepada pemimpin Pakistan dan Afghanistan agar kedua pihak menahan diri dan kembali ke meja dialog.

Upaya diplomatik ini bertujuan mencegah konflik berkembang menjadi perang terbuka yang dapat merusak stabilitas kawasan.

Dunia Sedang Dilanda Ketegangan Geopolitik

Memanasnya hubungan Pakistan dan Afghanistan terjadi ketika situasi geopolitik global sedang tidak stabil.

Di kawasan Timur Tengah, konflik besar juga tengah berlangsung setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026 memicu perang regional yang lebih luas.

Ketegangan di berbagai wilayah ini membuat sejumlah negara berupaya menghindari keterlibatan langsung dalam konflik baru. Iran sendiri saat ini lebih fokus menghadapi tekanan militer dari luar sehingga tidak berada di garis depan konflik Pakistan–Afghanistan.

Risiko Instabilitas Regional

Pengamat menilai konflik antara Pakistan dan Afghanistan berpotensi memperburuk keamanan kawasan jika tidak segera diredakan.

Selain ancaman konflik bersenjata, ketegangan tersebut juga bisa mengganggu jalur perdagangan, investasi internasional, serta stabilitas ekonomi regional.

Karena itu, diplomasi internasional dan dialog antara kedua negara dinilai menjadi kunci untuk mencegah konflik semakin meluas. (Red/CKN)