
Perguruan Cahaya Karuhun Banten Buka Kembali Latihan Sekaligus Gelar Halal Bihalal
Serang,CompasKotaNews.Com
29 Maret 2026 — Perguruan Pencak Silat Cahaya Karuhun Banten resmi memulai kembali aktivitas latihan usai libur bulan Ramadan 1447 Hijriah. Momentum tersebut dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di padepokan yang berlokasi di Lingkungan Cimuncang Cilik RT 02 RW 14, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan dalam menjaga sekaligus melestarikan nilai-nilai seni budaya pencak silat tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Pembukaan latihan yang digelar pada malam hari tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan.
Ketua Umum Perguruan Cahaya Karuhun Banten, Nasrullah, menegaskan bahwa pihaknya akan terus konsisten menjalankan tradisi leluhur, termasuk kegiatan pembukaan latihan pasca-Ramadan yang dipadukan dengan Halal Bihalal.
“Perguruan ini berakar dari pencak silat tradisi. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengenalkan warisan budaya ini kepada generasi muda agar mereka memahami jati diri dan nilai-nilai leluhur,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap usai Idulfitri, dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antara pengurus, murid, serta wali murid.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat ukhuwah islamiah, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan perguruan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nasrullah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan, di antaranya Abah Jasman selaku guru besar, Doni (Misnani) dari bidang perlengkapan, serta tim nayaga yang terdiri dari Abah Jamin, Abah Jamani, dan Yani yang dinilai selalu sigap mendukung setiap agenda perguruan.
Sementara itu, Guru Besar Perguruan Cahaya Karuhun Banten, Abah Jasman, dalam pesannya mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan di dalam tubuh perguruan.
“Saya berpesan kepada seluruh pengurus untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat gotong royong, serta menghindari sifat iri dan dengki yang dapat merusak kebersamaan. Kepada para murid, tetaplah semangat dan bersungguh-sungguh dalam berlatih,” tegasnya.
Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan Perguruan Cahaya Karuhun Banten semakin solid dalam menjaga eksistensi pencak silat tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
(Rie/red)

