RAPAT BULANAN FKDM KOTA SERANG FOKUS KE ARUS MUDIK LEBARAN DAN BERBAGAI PERMASALAHAN MASYARAKAT

oleh

Serang Kota || Compaskotanews.com —
Hari ini, Rabu pukul 09.00 WIB, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Serang menggelar rapat bulanan yang bertujuan untuk mengevaluasi kondisi masyarakat dan menyusun langkah-langkah antisipatif terhadap berbagai permasalahan yang tengah dihadapi kota ini. Pada bulan ini, rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran FKDM dari berbagai kelurahan di Kota Serang mengangkat tema utama “Persiapan dan Antisipasi Arus Mudik Lebaran serta Penanganan Permasalahan Masyarakat yang Mendadak Meningkat”.

Sebagai kota yang terus mengalami pertumbuhan, Kota Serang saat ini menghadapi tantangan besar terkait kepadatan penduduk yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi dan pembangunan wilayah. Kondisi ini juga berdampak pada kepadatan kendaraan yang melintas setiap harinya, terutama menjelang musim mudik Lebaran yang akan segera tiba. Sebagai lembaga yang bertugas dalam kewaspadaan dini masyarakat, FKDM memiliki kewajiban untuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap setiap kendaraan yang keluar dan masuk ke Kota Serang. Pemantauan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas, tetapi juga untuk mendeteksi secara dini potensi masalah yang mungkin muncul, seperti kemacetan berkepanjangan, permasalahan keamanan, hingga risiko penyebaran penyakit yang bisa menyertai arus mobilitas masyarakat dalam skala besar.

Floating Ad with AdSense
X

Selain persoalan arus mudik, dalam rapat ini juga disampaikan berbagai laporan terkait permasalahan masyarakat yang telah masuk ke meja pembahasan. Semua laporan tersebut telah disampaikan kepada Pak Chandra, Kabid Wanas (Waspada Masyarakat) Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Kota Serang, yang kemudian menginstruksikan kepada seluruh jajaran FKDM untuk terus menggali informasi sedalam-dalamnya terkait setiap temuan yang ditemukan. Tujuan dari penggalian informasi ini adalah untuk menyusun laporan yang komprehensif yang nantinya akan diajukan kepada Walikota Serang melalui Forum Komunikasi dan Koordinasi Masyarakat (Forkominda) dalam waktu dekat.

Toni Firdaus, Sekretaris FKDM Kota Serang, yang menjadi narasumber utama dalam penyampaian laporan, mengungkapkan beberapa permasalahan krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius. Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah terkait rumah yang berstatus MBR (Masyarakat berpenghasilan rendah) yang saat ini marak dialihfungsikan atau dikomersilkan menjadi kos-kosan. Masalah ini dianggap dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti peningkatan kepadatan penduduk di suatu wilayah secara tidak terencana, permasalahan sanitasi, hingga potensi terjadinya konflik antarwarga masyarakat. Laporan terkait masalah ini telah resmi disampaikan kepada pihak Kabid Wanas Kesbangpol Kota Serang untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.

Selain itu, terdapat juga laporan dari Ketua FKDM terkait masalah ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat adanya kabel nirkabel maupun kabel tembus pandang yang tidak terkelola dengan baik. Beberapa kasus menunjukkan bahwa kabel-kabel tersebut sering kali tergantung sembarangan atau bahkan menjulang di atas jalan raya, yang tidak hanya mengganggu estetika lingkungan tetapi juga berpotensi menjadi bahaya bagi keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas.

Tak ketinggalan, salah satu anggota FKDM juga melaporkan adanya jalan rusak di daerah Cipocok Jaya, tepatnya di ruas jalan Serang Hijau yang menghubungkan dengan Kampung Tegal Jeruk. Kondisi jalan yang rusak ini telah menjadi kendala bagi aktivitas masyarakat setempat dan juga dapat memperparah kemacetan, terutama jika tidak segera mendapatkan penanganan.

Permasalahan lain yang menjadi fokus utama dalam rapat ini adalah tentang tumpukan sampah yang semakin marak muncul di berbagai sudut Kota Serang, baik di setiap kelurahan maupun di pinggir jalan utama. Masalah ini disebabkan oleh perilaku sebagian oknum masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan tanpa memperhatikan aturan dan dampak yang ditimbulkan. Oleh karena itu, FKDM mengimbau kepada seluruh kelurahan di Kota Serang untuk lebih tanggap dalam menindaklanjuti setiap laporan terkait penumpukan sampah, serta melakukan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Pada akhir rapat, Ibu Murni, Sekretaris Bidang (Sekban) FKDM Kota Serang, menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta rapat. Beliau menegaskan bahwa tugas FKDM tidak hanya sebatas menerima dan menyampaikan laporan, tetapi juga harus terus aktif menggali informasi secara proaktif dari berbagai sumber. Semua informasi yang terkumpul akan menjadi dasar untuk menyusun rekomendasi yang konkret dan solutif yang nantinya akan disampaikan kepada Walikota Serang melalui kanal resmi Kesbangpol Kota Serang. Dengan demikian, diharapkan setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat Kota Serang dapat mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat, sehingga kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat.

“Mungkin itu saja dari informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah melaporkan berbagai permasalahan dan berpartisipasi aktif dalam rapat bulanan ini,” pungkas Toni Firdaus selaku Sekretaris FKDM Kota Serang dalam penutupan rapat.

Ckn/Red