Sekolah Rakyat Segera Hadir di Serang, Pemkab Siapkan Lahan 5-7 Hektare

Sekolah Rakyat Segera Hadir di Serang, Pemkab Siapkan Lahan 5-7 Hektare
Sekolah Rakyat Segera Hadir di Serang, Pemkab Siapkan Lahan 5-7 Hektare

CompasKotaNews.com – Pemerintah Kabupaten Serang terus mendorong pemerataan akses pendidikan dengan merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) untuk jenjang SD hingga SMP. Program ini ditujukan agar seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati fasilitas pendidikan yang layak dan merata.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya merealisasikan keberadaan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Menurutnya, sebagian anak dari Kabupaten Serang sudah mengikuti program Sekolah Rakyat di Tangerang untuk tingkat SMA, sehingga ke depan daerahnya juga diharapkan memiliki fasilitas serupa untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama.

Floating Ad with AdSense
X

“Beberapa anak kita sudah bersekolah di Sekolah Rakyat di Tangerang untuk tingkat SMA. Ke depan, kami ingin Kabupaten Serang juga memiliki Sekolah Rakyat sendiri, khususnya untuk tingkat SD dan SMP,” ujarnya pada Jumat, 20 Maret 2026.

Lebih lanjut, Yadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan sejumlah lokasi kepada Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai calon tempat pembangunan Sekolah Rakyat. Salah satu persyaratan utama adalah ketersediaan lahan dengan luas sekitar 5 hingga 7 hektare.

“Setiap lahan yang diusulkan akan melalui proses verifikasi oleh tim teknis dari Kemensos dan Kementerian PUPR untuk menentukan kelayakannya,” jelasnya.

Salah satu lokasi yang diajukan berada di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Lokasi tersebut bahkan telah ditinjau langsung oleh tim teknis untuk menilai berbagai aspek pendukung.

“Penilaian meliputi akses jalan, ketersediaan air, listrik, dan sejumlah faktor lainnya. Untuk lokasi di Cikeusal, proses survei sudah dilakukan,” tambahnya.

Tidak berhenti di satu lokasi, Pemkab Serang juga berencana mengajukan beberapa titik alternatif lainnya. Hal ini dilakukan agar pihak Kemensos memiliki lebih banyak pilihan, sehingga nantinya Sekolah Rakyat dapat dibangun di lokasi yang paling strategis dan mudah dijangkau masyarakat.