Warga Kampung Tegalwangi Tangkap Ular Sanca 3 Meter Masuk Permukiman

oleh
Warga Kampung Tegalwangi Tangkap Ular Sanca 3 Meter Masuk Permukiman
Warga Kampung Tegalwangi Tangkap Ular Sanca 3 Meter Masuk Permukiman

Warga Kampung Tegalwangi Tangkap Ular Sanca 3 Meter Masuk Permukiman

Pandeglang, Banten – Warga Kampung Tegalwangi, Desa Tegakwangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, digegerkan dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang kurang lebih 3 meter yang masuk ke area permukiman pada Senin malam sekitar pukul 21.45 WIB.

Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Banyak warga yang ketakutan saat mengetahui ular berukuran besar tersebut berada di sekitar rumah mereka. Menyadari potensi bahaya yang bisa ditimbulkan, warga secara bergotong-royong berusaha menangkap ular sanca tersebut dengan hati-hati.

Floating Ad with AdSense
X

Aksi Gotong-Royong Warga Menangkap Ular

Menurut keterangan warga setempat, penangkapan ular dilakukan dengan cara hati-hati agar tidak ada korban jiwa. “Awalnya kami kaget, tapi setelah berkumpul, kami berusaha menenangkan diri dan menangkapnya dengan alat seadanya,” kata salah seorang warga. Ular sanca yang masuk ke permukiman ini diduga berasal dari hutan atau lahan kosong di sekitar Desa Tegakwangi.

Warga menambahkan bahwa ular sanca umumnya tidak menyerang manusia jika tidak merasa terancam, tetapi ukurannya yang besar membuat situasi menjadi menegangkan. Berkat kerja sama warga, ular tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.

Profil Ular Sanca

Ular sanca, yang dikenal dengan kemampuan melilit mangsa hingga mati lemas, termasuk salah satu reptil terbesar di Indonesia. Meskipun keberadaannya alami di hutan dan perkebunan, ular ini kadang masuk ke pemukiman warga karena mencari makan atau tempat bersembunyi. Panjang ular dewasa bisa mencapai lebih dari 5 meter, namun yang tertangkap di Kampung Tegalwangi berukuran sekitar 3 meter.

BACA JUGA :  Lima Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku di Tahan Diduga Korupsi Dana Hibah Pilkada Senilai Rp2,8 M.

Imbauan Keselamatan bagi Warga

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap satwa liar yang dapat memasuki lingkungan pemukiman, terutama di malam hari. Beberapa tips keselamatan yang bisa diterapkan antara lain:

  1. Menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menarik hewan berbisa atau predator.
  2. Mengamankan tempat sampah dan makanan hewan peliharaan agar tidak menjadi daya tarik ular dan binatang liar lain.
  3. Tidak mencoba menangkap ular sendirian jika tidak memiliki pengalaman atau alat yang aman.
  4. Segera melapor ke pihak berwenang atau petugas seperti balai konservasi atau petugas pemadam kebakaran untuk penanganan aman.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, warga bisa meminimalkan risiko bahaya dari satwa liar yang masuk ke permukiman.

Kejadian penangkapan ular sanca di Kampung Tegalwangi ini menjadi bukti pentingnya kewaspadaan dan kerja sama warga dalam menghadapi potensi bahaya dari alam. Warga diimbau untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Red/CKN)