Wali Kota Serang Syafarydin Langsung Tanggap Mengenai Ada nya Rumah Roboh Dikota Serang Akibat Angin Kencang

oleh

Wali Kota Serang Syafrudin selalu tanggap langsung telphon kepada dinas terkait ada nya info dari Masyrakat adanya Rumah roboh akibat angin kencang

Serang Kota | Compaskotanews.com.com – Usai menerima laporan, Walikota Serang Syafrudin langsung mengutus Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang untuk membantu rumah warga yang ambruk di Lingkungan Cipare Idul, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

“Ya nanti saya kirim bantuan dari BPBD dan Dinsos,” ujarnya melalui pesan whatsaap yang diterima, Kamis (30/3/2023).

Diketahui bagian atap rumah tersebut ambruk dan menyebabkan puing-puing berserakan di sekitar area kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Hal itu dikatakan Saiful, seorang tetangga korban mengatakan bahwa pada saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di kamar sebelah sedang bersama anaknya, sementara suaminya sedang bekerja di tempat kerja. Keduanya selamat dari bencana tersebut.

BPBD Kota Serang sudah mendata rumah tersebut sebagai korban bencana alam karena dihantam angin kencang. Pihak BPBD Kota Serang sudah melaporkan ke Walikota Serang.

Dinsos Kota Serang saat dikonfirmasi belum ada tanggapan terkait peristiwa rumah ambruk di Kasemen. Pihaknya belum bisa menjawab terkait upaya Dinsos dalam menangani rumah ambruk tersebut.

Sebelumnya, belum ada pihak terkait yang memberikan bantuan baik berupa material atau ongkos tukang untuk memperbaiki rumah yang mengalami bencana. Masyarakat sekitar berharap agar ada bantuan yang segera diberikan untuk membantu pemilik rumah yang terkena musibah ini.

Sementara itu, pemilik rumah yang mengalami bencana tersebut, Fitri mengaku bersyukur atas keselamatan dirinya dan anaknya. Meski begitu, ia mengaku sedih melihat kondisi rumahnya yang rusak dan tak bisa ditinggali.

BACA JUGA :  Operasi Patuh Polda Banten Digelar Sampai 23 Juli, 7 Pelanggaran Ini yang Jadi Sasaran Tilang

“Kami bersyukur selamat, tapi sedih melihat kondisi rumah kami yang ambruk. Kami tidak bisa tinggal di rumah ini karena sangat berbahaya,” ujarnya.

Ia berharap agar segera ada bantuan dari pihak yang berwenang atau masyarakat sekitar untuk membantu memperbaiki rumahnya yang rusak akibat bencana ini.

“Kami berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumah kami. Kami tidak mampu untuk memperbaikinya sendiri karena kondisi keuangan kami yang terbatas,” kata Fitri.

Fitri juga berterima kasih kepada tetangga dan kerabat yang sudah memberikan bantuan dan dukungan moral kepada ia dan keluarganya. (***red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *