Dalam Rangka Peningkatan Produksi Pangan di Indonesia, Mentan Genjot Produksi Padi dan Jagung, Siapkan Rp 5,8 Triliun

oleh

Mentan Amran Sulaiman berupaya di tahun 2024 akan targetkan peningkatan pendapatan produksi pangan di Indinesia.

Jakarta || Compaskotanews.com — Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pihaknya menyiapkan Rp 5,8 triliun untuk menggenjot produksi pangan. Dua komoditas utamanya adalah padi dan jagung.
Uang sebesar itu digunakan untuk membagikan bibit unggul dan juga menyediakan alat mesin pertanian (Alsintan).

“Ini aku siapkan sampai Okmar (Oktober-Maret) itu Rp 5,8 triliun. Khusus untuk (bibit) padi jagung saja dengan alat mesin pertanian,” kata Amran ditemui di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023).

Amran mengatakan ada dua siasat agar produksi pangan bisa bertambah di tengah siklus El Nino. Pertama, mempercepat tanam dan kedua membagikan bibit unggul gratis ke petani.

Dia mengaku saat ini sudah memobilisasi petani agar melakukan tanam cepat atau istilahnya disebut tanam culik. Lahan sawah yang baru dipanen langsung ditanami komoditas kembali dengan harapan panen jadi lebih cepat.

“Kita harus siasati pertama dengan tanam cepat. Insyaallah lusa kita ke Jawa Timur tanam cepat. Panen langsung kita tanam siasati itu namanya tanam culik istilahnya di lapangan,” beber Amran.

Selain itu, Amran bilang siasat yang kedua adalah memberikan bibit gratis kepada tanah persawahan yang sudah ada saluran irigasinya. Jumlahnya kira-kira 1-1,5 juta hektare.

“Kedua adalah strategi kita seluruh tanah yang beririgasi di Indonesia mungkin 1-1,5 juta hektare kita memberikan insentif bibit benih gratis. Ini akan meningkatkan produksi. Jadi petani juga mau untuk melakukan tanam cepat,” terang Amran.

(Toni/red)

BACA JUGA :  Dibangun Dengan Uang Miliaran Rupiah, Jalan Provinsi Jadi Parkir Liar Truk Urukan Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *