
LEBAK, CompasKotaNews.com – Tim Search and Rescue (SAR) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten melakukan upaya evakuasi terhadap seorang warga yang tertimbun material tanah longsor saat menggali sumur di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (11/10/2026).
Korban diketahui bernama Deni, warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika korban tengah melakukan penggalian sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Saat proses penggalian berlangsung, material tanah dari dinding sumur tiba-tiba runtuh dan menimbun tubuh korban. Kondisi tersebut membuat korban terjebak di dalam sumur dan membutuhkan penanganan dari tim penyelamat.
Basarnas Banten Kerahkan Tim Rescue ke Lokasi
Setelah menerima laporan kejadian pada pukul 08.20 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Lebak langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel guna membantu proses evakuasi korban.
Menurut Al Amrad, tim SAR juga melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk mendukung kelancaran operasi penyelamatan.
“Begitu menerima laporan, kami segera mengerahkan Tim Rescue USS Lebak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan. Prioritas kami adalah melakukan evakuasi korban dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujar Al Amrad.
Proses Evakuasi Korban Masih Berlangsung
Hingga informasi ini disampaikan, korban masih belum berhasil dievakuasi. Tim SAR gabungan terus melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk mengupayakan proses penyelamatan.
Operasi pencarian dan pertolongan dilakukan dengan memperhatikan prosedur keselamatan, mengingat kondisi tanah di sekitar sumur berpotensi mengalami keruntuhan susulan.
Tim SAR terus berupaya mengevakuasi korban dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.
Basarnas Imbau Warga Waspadai Bahaya Penggalian Sumur
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan aspek keselamatan saat melakukan pekerjaan yang berisiko tinggi, termasuk penggalian sumur.
Kondisi tanah yang tidak stabil serta potensi runtuhnya dinding sumur dapat membahayakan keselamatan pekerja, terutama ketika penggalian dilakukan hingga kedalaman tertentu tanpa pengamanan yang memadai.
Masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi lokasi aman dan menerapkan langkah-langkah keselamatan sebelum melakukan aktivitas penggalian.
Basarnas Banten menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilaksanakan sesuai prosedur dengan mengutamakan keselamatan personel serta mengoptimalkan upaya evakuasi terhadap korban yang tertimbun material longsor di Kabupaten Lebak tersebut.
(Bdi/CKN)


