Operasi Trantib di Pemalang Sasar 20 Orang PGOT,Anjal dan ODGJ

Operasi Trantib di Pemalang Sasar 20 Orang PGOT,Anjal dan ODGJ
Operasi Trantib di Pemalang Sasar 20 Orang PGOT,Anjal dan ODGJ

Pemalang,Compaskotanews.com- Operasi gabungan di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjaring 20 orang yang membutuhkan penanganan sosial dan kesehatan. Mereka terdiri atas 13 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PGOT), enam anak jalanan, dan satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Penertiban tersebut melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pemalang, Polres Pemalang, Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan. Seluruh orang yang terjaring selanjutnya dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Pemalang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Langkah lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Namun, penanganan terhadap kelompok rentan juga membutuhkan pendekatan yang lebih luas, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pendampingan sosial sesuai kondisi masing-masing.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Achmad Hidayat, menegaskan bahwa operasi penertiban tidak semata-mata berorientasi pada penegakan ketertiban, tetapi juga harus diikuti penanganan yang tepat bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Penertiban ini bukan semata-mata soal ketertiban umum. Kami juga memastikan masyarakat yang membutuhkan penanganan sosial memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang sesuai. Karena itu, kami bersinergi dengan kepolisian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan agar penanganannya berjalan terkoordinasi dan humanis,” ujar Hidayat, pada Jum’at ( 16/10 ).

Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting untuk memastikan setiap orang yang terjaring mendapatkan tindak lanjut sesuai kebutuhan. Pelaksanaan kegiatan juga harus tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dengan menghormati hak dan martabat setiap individu.

Operasi penertiban di sejumlah lampu lalu lintas tersebut turut mendapat perhatian masyarakat. Warga berharap langkah pemerintah tidak berhenti pada penjangkauan di lapangan, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan dan pendampingan yang berkesinambungan.
Medy ( 40 ) warga Kelurahan Kebondalem Pemalang, menilai penertiban memang diperlukan untuk menjaga ketertiban di jalan. Namun, menurutnya, upaya tersebut perlu dibarengi solusi sosial agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Menurut saya, penertiban memang penting untuk menjaga ketertiban di jalan. Namun, yang tidak kalah penting adalah tindak lanjutnya. Mereka perlu mendapatkan pendampingan sesuai kondisi masing-masing agar bisa memperoleh penanganan yang tepat dan tidak terus menghadapi persoalan yang sama,” ujarnya.

Harapan tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan PGOT, anak jalanan, dan ODGJ tidak cukup ditangani melalui operasi sesaat. Diperlukan pemetaan kebutuhan, asesmen sosial, pemeriksaan kesehatan, serta pendampingan yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu.
Penanganan yang tepat juga penting untuk memastikan kelompok rentan tidak sekadar dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain, tetapi benar-benar memperoleh akses terhadap layanan sosial dan kesehatan yang dibutuhkan.

Sebanyak 20 orang yang terjaring dalam operasi gabungan tersebut kini menjadi sasaran penanganan lanjutan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, dengan dukungan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.
Kolaborasi Satpol PP dan Damkar, kepolisian, Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan diharapkan mampu memperkuat penanganan persoalan ketertiban umum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap kelompok rentan.
Ke depan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah orang yang terjaring, tetapi juga dari efektivitas tindak lanjut, keberlanjutan pembinaan, dan ketepatan layanan yang diberikan.
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara sigap, tegas, dan humanis, dengan tetap mengedepankan penegakan peraturan daerah serta penghormatan terhadap hak dan martabat masyarakat.
(Ragil)

seorang anak jalanan diamankan petugas satpol PP Pemalang dalam operasi Trantib ( Foto: Ragil).