BBR Dukung Penuh Langkah Wali Kota Bersihkan Hiburan Malam Ilegal di Kota Serang

BBR Dukung Penuh Langkah Wali Kota Bersihkan Hiburan Malam Ilegal di Kota Serang

SERANG, CompasKotaNews.com — Hari ini, Senin 17 September 2026, saya selaku penulis Toni Firdaus berkesempatan berkunjung ke kantor Barisan Budi Rustandi (BBR). Di sana, saya berbincang langsung dengan Ketua BBR, Haji Ali Misri, terkait berbagai keresahan yang disampaikan masyarakat belakangan ini.

Floating Ad with AdSense
X

Dalam perbincangan terbuka tersebut, Haji Ali Misri menegaskan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari warga mengenai maraknya tempat hiburan malam yang beroperasi secara ilegal di sejumlah titik Kota Serang.

“Kami menerima banyak keluhan masyarakat. Bukan soal keberadaannya saja, tetapi indikasi peredaran minuman keras di dalamnya sangat kuat. Padahal Kota Serang ini dicanangkan sebagai kota madani, yang seharusnya bersih dari hal-hal yang merusak tatanan kehidupan bermasyarakat,” ujar Haji Ali Misri.

Ia menambahkan, BBR sejalan sepenuhnya dengan langkah yang diambil Wali Kota Serang untuk menertibkan sekaligus meniadakan tempat-tempat hiburan malam yang tidak memiliki izin serta melanggar norma yang berlaku.

“Kami mendukung penuh langkah Pak Wali Kota. Kemajuan yang sedang dibangun ini tidak boleh ternoda oleh keberadaan tempat-tempat yang justru membawa dampak buruk bagi warga, terutama generasi muda,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua BBR menyampaikan rencana nyata yang akan segera dilaksanakan bersama unsur-unsur terkait. “Insya Allah, kami tidak hanya berhenti di kata-kata. Kami akan menggandeng para satuan kerja terkait beserta para ulama, untuk turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan mendadak ke tempat-tempat hiburan yang ada di Kota Serang.”

Langkah ini, menurut Haji Ali Misri, bertujuan agar penertiban dilakukan secara transparan, tegas, dan sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat agar Kota Serang benar-benar terjaga kebersihannya dari peredaran minuman keras dan perbuatan yang melanggar norma agama maupun ketertiban umum.

“Kami ingin warga tenang. Kota Serang milik kita semua, harus dijaga bersama. Bukan dibiarkan tempat yang merusak dibiarkan begitu saja,” pungkasnya.

Toni Firdaus