
JAKARTA, CompasKotaNews.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah jaringan SPBU kembali menjadi perhatian menjelang memasuki Oktober 2026. Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo diketahui melakukan evaluasi harga BBM nonsubsidi secara berkala.
Perubahan harga BBM nonsubsidi biasanya dilakukan setiap awal bulan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, termasuk perkembangan harga minyak dan nilai tukar. Sementara itu, harga BBM bersubsidi masih mengacu pada kebijakan pemerintah.
Berdasarkan harga yang berlaku hingga 30 September 2026, sejumlah produk BBM nonsubsidi telah mengalami kenaikan dibandingkan harga pada Agustus. Penyesuaian tersebut terutama terlihat pada beberapa produk Pertamina, BP-AKR, dan Shell.
Harga BBM Pertamina
Untuk wilayah DKI Jakarta dan sejumlah daerah dengan harga yang sama, Pertamina menjual Pertamax dengan harga Rp15.950 per liter.
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku menjelang 1 Oktober 2026:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
- Dexlite: Rp23.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp25.200 per liter
Harga Pertamax masih bertahan di level Rp15.950 per liter. Sementara Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex telah mengalami kenaikan pada September.
Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian pada 2 September 2026 menjadi Rp19.150 per liter, naik Rp2.550 dari harga sebelumnya Rp16.600 per liter.
Harga BBM BP-AKR
Pada jaringan SPBU BP-AKR, harga beberapa produk juga mengalami perubahan pada September 2026.
Berikut daftar harganya:
- BP 92: Rp16.130 per liter
- BP Ultimate: Rp19.330 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp25.420 per liter
BP Ultimate sebelumnya berada di level Rp16.760 per liter. Adapun BP Ultimate Diesel naik dari Rp21.910 menjadi Rp25.420 per liter.
Sementara itu, harga BP 92 tercatat masih Rp16.130 per liter.
Harga BBM Shell
Shell juga melakukan penyesuaian pada produk BBM diesel yang tersedia.
Harga Shell V-Power Diesel tercatat mencapai Rp25.420 per liter, meningkat dari Rp21.910 per liter.
Namun, berdasarkan informasi yang tersedia menjelang 1 Oktober, sejumlah produk bensin Shell masih belum tersedia di beberapa SPBU. Produk tersebut antara lain Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+.
Harga BBM Vivo
Untuk SPBU Vivo, harga Revvo 92 tercatat berada di level Rp16.130 per liter.
Sementara itu, harga Diesel Primus dan Revvo 95 belum tercantum pada papan harga di lokasi yang dipantau, dengan ketersediaan produk menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut.
Harga BBM Subsidi Tetap
Di tengah perubahan harga BBM nonsubsidi, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026.
Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter. Pemerintah menyatakan harga tersebut dipertahankan hingga akhir tahun.
Dengan demikian, perhatian masyarakat pada 1 Oktober terutama tertuju pada kemungkinan perubahan harga BBM nonsubsidi di berbagai jaringan SPBU.
Daftar Singkat Harga BBM Jelang Oktober 2026
| SPBU | Produk | Harga per Liter |
|---|---|---|
| Pertamina | Pertalite | Rp10.000 |
| Pertamina | Biosolar | Rp6.800 |
| Pertamina | Pertamax | Rp15.950 |
| Pertamina | Pertamax Green 95 | Rp19.150 |
| Pertamina | Pertamax Turbo | Rp19.600 |
| Pertamina | Dexlite | Rp23.700 |
| Pertamina | Pertamina Dex | Rp25.200 |
| BP-AKR | BP 92 | Rp16.130 |
| BP-AKR | BP Ultimate | Rp19.330 |
| BP-AKR | BP Ultimate Diesel | Rp25.420 |
| Shell | V-Power Diesel | Rp25.420 |
| Vivo | Revvo 92 | Rp16.130 |
Catatan: Harga di atas merupakan harga yang tercatat menjelang penyesuaian 1 Oktober 2026. Harga final untuk Oktober dapat berubah mengikuti pengumuman masing-masing badan usaha.


