Dicopot Dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Gantikan Dudung Abdurachman

Dicopot Dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Gantikan Dudung Abdurachman
Dicopot Dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Gantikan Dudung Abdurachman

JAKARTA, CompasKotaNews.com – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi memasuki babak baru dalam kariernya setelah dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Listyo ditunjuk menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai pimpinan Kantor Staf Presiden. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, bersamaan dengan sejumlah pejabat negara lainnya.

Perubahan jabatan tersebut terjadi setelah Listyo tidak lagi menjabat sebagai Kapolri. Pada hari yang sama, DPR RI menyetujui pemberhentian Listyo dari jabatan Kapolri secara hormat. Setelah proses tersebut, ia kemudian dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin KSP.

Pergantian posisi ini sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Listyo sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara yang telah dijalaninya sejak Januari 2021.

Listyo Sigit Menjadi Kapolri pada Era Jokowi

Listyo Sigit Prabowo pertama kali dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Ia menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

Saat dilantik, Listyo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri sejak 6 Desember 2019. Pelantikan tersebut juga disertai kenaikan pangkat Listyo dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal Polisi.

Listyo lahir di Ambon, Maluku, pada 5 Mei 1969 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Sebelum menduduki posisi puncak di institusi Polri, ia menjalani berbagai penugasan di tingkat daerah hingga pusat.

Perjalanan Karier Listyo Sigit di Kepolisian

Karier Listyo Sigit mulai mencatat sejumlah posisi strategis ketika ia dipercaya menjadi Kapolres Pati pada 2009. Setahun kemudian, ia bertugas sebagai Kapolres Sukoharjo dan kemudian menjabat Wakapolrestabes Semarang.

Pada 2011, Listyo dipercaya menjadi Kapolres Surakarta. Setelah itu, ia kembali ke lingkungan Bareskrim Polri dengan menjabat sebagai Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum pada 2012.

Setahun berikutnya, Listyo mendapat penugasan sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.

Kariernya semakin mendapat sorotan ketika pada 2014 ia ditugaskan sebagai ajudan Presiden Joko Widodo. Posisi tersebut dijalaninya hingga kemudian dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 2016.

Pada 2018, Listyo naik ke posisi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. Setahun berselang, ia dipercaya menjadi Kabareskrim Polri.

Jabatan Kabareskrim tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum Listyo ditunjuk Jokowi sebagai calon tunggal Kapolri pada Januari 2021. Setelah melalui proses di DPR, ia resmi dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021.

Kini Pimpin Kantor Staf Presiden

Setelah lebih dari lima tahun berada di posisi Kapolri, Listyo Sigit kini mengemban tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Dalam jabatan tersebut, Listyo akan memimpin Kantor Staf Presiden (KSP), lembaga yang berada di lingkungan kepresidenan. Ia menggantikan Dudung Abdurachman yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

Pelantikan Listyo sebagai KSP dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pada hari yang sama, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto juga dilantik sebagai Kapolri baru menggantikan Listyo Sigit.

Dengan pergantian tersebut, perjalanan panjang Listyo Sigit di institusi kepolisian berlanjut ke lingkungan pemerintahan melalui jabatan barunya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

(Red/CKN)