Iran Siapkan Strategi Jangka Panjang Lawan AS‑Israel, Tampilkan Rudal Canggih Baru

oleh
Iran Siapkan Strategi Jangka Panjang Lawan AS‑Israel, Tampilkan Rudal Canggih Baru
Iran Siapkan Strategi Jangka Panjang Lawan AS‑Israel, Tampilkan Rudal Canggih Baru

Iran Siapkan Strategi Jangka Panjang Lawan AS‑Israel, Tampilkan Rudal Canggih Baru

TEHERAN, Iran – Konflik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel diprediksi akan berlangsung lebih panjang dan intens dari yang dibayangkan banyak pihak. Teheran menegaskan tidak akan mundur sedikit pun dari pertempuran, sekaligus memperkenalkan sistem rudal baru yang lebih modern dan berbahaya sebagai bagian dari respons militernya.

Garda Revolusi: Iran Siap Hadapi Perang Berlarut

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut bahwa negaranya telah memasuki fase baru dalam perlawanan terhadap serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel. Menurutnya, apa yang ditampilkan sejauh ini baru sebagian kecil dari kemampuan militer Iran yang sesungguhnya.

Floating Ad with AdSense
X

Iran menegaskan bahwa pihaknya siap memperpanjang konflik ini, bahkan mungkin melampaui prediksi awal yang menyatakan perang hanya akan berlangsung beberapa minggu. Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan tinggi bahwa Tehran dapat bertahan menghadapi tekanan militer negara adikuasa tersebut.

Peluncuran Rudal Generasi Baru Jadi “Kejutan”

Salah satu poin paling mencolok dari pernyataan militer Iran adalah pengenalan rudal generasi baru yang diklaim mampu menyerang target strategis di wilayah Israel maupun pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Menurut IRGC, sistem rudal terbaru ini mencakup kombinasi rudal berbahan bakar padat dan cair, yang dirancang untuk memberikan jangkauan lebih jauh dan kemampuan presisi lebih tinggi dibanding versi sebelumnya. Rudal-rudal ini telah diluncurkan dalam gelombang serangan terbaru sebagai bagian dari operasi besar.

BACA JUGA :  Rusia Diduga Beri Intelijen ke Iran untuk Targetkan Pasukan AS di Timur Tengah

Serangan tersebut menargetkan sejumlah wilayah Israel — termasuk pusat teknologi dan fasilitas militer — serta markas pasukan AS di pangkalan penting di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Dampak dan Respons Internasional

Langkah Iran memperluas operasi militer ini muncul di tengah eskalasi konflik yang memicu kekhawatiran soal stabilitas regional. Negara-negara tetangga dan sekutu AS di Timur Tengah terus memperkuat pertahanan mereka menyusul gelombang serangan rudal terbaru.

Sementara itu, serangan AS dan Israel sebelumnya yang dilancarkan ke wilayah Iran juga menewaskan dan melukai banyak warga sipil, menunjukkan bahwa konflik ini makin memperluas dampaknya terhadap populasi serta infrastruktur kritis.

Dengan memperkenalkan rudal generasi baru dan kesiapan untuk perang berkepanjangan, Iran menunjukkan ketegasan bahwa mereka tidak akan kalah dengan mudah dalam konflik melawan kekuatan militer besar seperti AS dan Israel. Strategi ini memperpanjang durasi konflik dan meningkatkan intensitas persaingan militer di kawasan Timur Tengah. (Red/CKN)