Kebakaran Hebat Hanguskan 20 Rumah di Asrama Polisi Ciledug Tangerang, Diduga Berasal dari Kompor Warga

Kebakaran Hebat Hanguskan 20 Rumah di Asrama Polisi Ciledug Tangerang, Diduga Berasal dari Kompor Warga
Kebakaran Hebat Hanguskan 20 Rumah di Asrama Polisi Ciledug Tangerang, Diduga Berasal dari Kompor Warga

Tangerang, CompasKotaNews.com – Kebakaran besar melanda kawasan Asrama Polisi Ciledug yang berlokasi di Jalan Asrama Polisi, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Kamis (16/4/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya 20 unit rumah dilaporkan ludes terbakar.

Berdasarkan laporan awal dari BPBD Kota Tangerang, informasi kebakaran pertama kali diterima pada pukul 16.05 WIB. Petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada waktu yang sama. Tim pemadam kebakaran kemudian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 16.12 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman api.

Floating Ad with AdSense
X

Hingga pukul 19.10 WIB, proses pemadaman masih terus berlangsung dalam tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

15 Unit Damkar Dikerahkan, Puluhan Personel Terjun ke Lokasi

Untuk menangani kebakaran tersebut, total 15 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dengan kekuatan 52 personel. Rinciannya meliputi:

  • Mako BPBD: 6 unit dengan 15 personel
  • UPT Ciledug: 4 unit dengan 13 personel
  • Pos Pinang: 1 unit dengan 6 personel
  • UPT Ceper: 3 unit dengan 9 personel
  • Bantuan Pos Joglo Jakarta Barat: 1 unit dengan 6 personel

Petugas gabungan bekerja keras di lapangan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Diduga Berasal dari Kompor, Penyebab Masih Diselidiki

Dari informasi sementara, api diduga berasal dari kompor milik salah satu warga. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan sumber awal kebakaran.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Masih Dihitung

Beruntung, dalam insiden kebakaran ini tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, kerugian materi akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas terkait.

Hingga malam hari, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi kejadian guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman, terutama yang disebabkan oleh penggunaan peralatan rumah tangga seperti kompor. (Red/CKN)