
PANDEGLANG, CompasKotaNews. Com — Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan pesisir Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Polisi memastikan jasad tersebut tidak berkaitan dengan insiden hilangnya lima jurnalis yang berada bersama kapal Arupadhatu 1 dan awak kapal di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Kapolsek Labuan AKP Badri Hasan mengatakan, hasil informasi awal yang diterima kepolisian menunjukkan korban diduga merupakan seorang pemancing.
“Ini bukan korban Anak Krakatau,” kata Badri.
Di sekitar lokasi, petugas menemukan sepeda motor dan sejumlah perlengkapan memancing yang diduga milik korban. Temuan tersebut memperkuat dugaan sementara bahwa pria tersebut sebelumnya berada di kawasan perairan untuk memancing.
“Orang mancing. Ada motornya dan alat pancingnya,” ujar Badri.
Identitas Korban Masih Dicari
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan identitas maupun asal korban. Petugas masih melakukan pendataan serta penelusuran untuk menemukan pihak keluarga yang dapat mengenali jasad tersebut.
Berdasarkan informasi awal, korban diduga merupakan warga di sekitar wilayah Labuan dan disebut tinggal seorang diri. Namun, polisi menegaskan informasi tersebut masih perlu diverifikasi.
“Lagi dicari keluarganya. Informasinya dia sebatang kara, tetapi keterangannya belum lengkap,” kata Badri.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Selain mengungkap identitas korban, kepolisian masih menyelidiki kronologi sebelum jasad ditemukan mengapung di perairan pesisir Labuan.
Penyebab kematian juga masih dalam proses pemeriksaan. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai bagaimana korban bisa meninggal hingga jasadnya ditemukan di laut.
(Red/CKN)

