Peringatan Maulid Nabi di BCP 2, Warga Diajak Perkuat Iman dan Cinta kepada Rasulullah

Peringatan Maulid Nabi di BCP 2, Warga Diajak Perkuat Iman dan Cinta kepada Rasulullah

Serang,CompasKotaNews.Com
13 September 2026 — Masjid Al-Maghfiroh RW 05 Bumi Ciruas Permai (BCP) 2, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Minggu (13/9/2026).

Floating Ad with AdSense
X

Kegiatan yang dihadiri para tokoh masyarakat, pengurus DKM, serta tamu undangan tersebut mengusung tema “Dengan Memperingati Maulid, Kita Perkuat Iman dan Cinta kepada Nabi.”

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya diisi dengan tausiah keagamaan. Panitia juga menghadirkan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, salah satunya lomba panjang Maulid yang diikuti oleh perwakilan dari setiap RT di lingkungan RW 05 BCP 2, Desa Ranjeng.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ustaz Abd Rosyid sebagai qari.
Sementara tausiah dan pesan-pesan keagamaan disampaikan oleh Kiai Misbahudin.

Ketua DKM Al-Maghfiroh, Sibro Mulisi, mengatakan peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar penyampaian pesan secara lisan.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Harapannya, sesuai dengan tema yang kita angkat, peringatan Maulid ini bukan hanya menjadi retorika atau kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sibro.

Ia menambahkan, kegiatan Maulid juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. Keterlibatan perwakilan dari setiap RT dalam rangkaian kegiatan diharapkan semakin memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan RW 05 BCP 2.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, masyarakat diharapkan dapat semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi momentum bagi warga untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat.