Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, RW 06 Desa Ranjeng Gelar Pawai Obor Keliling

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, RW 06 Desa Ranjeng Gelar Pawai Obor Keliling
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, RW 06 Desa Ranjeng Gelar Pawai Obor Keliling

Ciruas, CompasKotaNews.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, warga RW 06 Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, menggelar pawai obor keliling yang berlangsung meriah pada malam pergantian tahun Hijriah. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Dengan membawa obor yang menyala, para peserta berjalan mengelilingi lingkungan RW 06 sambil melantunkan salawat dan takbir. Pawai obor menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Floating Ad with AdSense
X

Ketua RW 06, Endang, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk menyambut datangnya tahun baru Islam dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan.

“Pawai obor ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda,” ujar Endang.

Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momen refleksi bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Sejumlah masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta yang membawa obor menyala. Suasana semakin khidmat dengan lantunan salawat yang menggema sepanjang rute pawai.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman berkat dukungan panitia, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga. Selain menjadi ajang syiar Islam, pawai obor juga diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, warga RW 06 Desa Ranjeng berharap dapat memasuki tahun baru dengan semangat yang lebih baik, serta mewujudkan lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan. (Bdi/Red)