Warga Masyarakat Rt /Rw Dan Ormas Berbaur Jadi Satu Menyaksikan Pembongkaran THM

oleh

Tim pengurus PP (pemuda pancasila) berfoto dengan Wakil Wali Kota yang telah mengawal jalan nya pembongkaran THM Kalodran

Srang Banten //Compaskotanews.com – Warga Kampung Kalodran, Kecamatan Walantaka, menggelar aksi menuntut penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di lingkungannya, Kamis (13/4).

Pasalnya, warga mengaku resah dengan adanya THM di lingkungan mereka, terlebih tempat hiburan malam (THM ) di depan Perum Puri anggrek berderet berdekatan di tambah ada Kampus, pelaku THM sangat membandal se olah kebal hukum telah berkali kali di peringatkan bahkan pernah di segel tapi esok hari nya di buka lagi.

“Tokoh muda Walantaka Kota Serang Nurdin SH yang juga salah satu Ketua PP (Pemuda Pancasila) Wilayah Kecamatan Walantaka yang merasa terpanggil untuk peduli dengan dan terus berkordinasi dengan muspika dan muspida. Belum lama ini PP (Pemuda Pancasila) pernah melakukan Audensi dengan Wali Kota Serang “Saya sudah melakukan upaya untuk menutup tempat hiburan malam secara sadar kepada pelaku THM yang berada di pintu gerbang Puri anggrek dan kebetulan kami ini salah satu Ketua RT (rukun tetangga) yang sering di pertanyakan oleh Warga setempat, bahkan Kami tidak bisa jawab apa apa. Untuk hari ini saya merasa salut dengan Lurah perempuan iya itu Ibu Ninis yang berani nego dengan Asda 1 Kota serang dan berhasil THM itu di bongkar bukan lagi di segel, Tutur Nurdin.

Di samping itu Warga Masyarakat Kalodran merasa khawatir dengan adanya THM di lingkungannya, dapat memberikan pengaruh buruk terhadap anak-anak mereka.

“Kurang bagus, mengganggu. Malam juga berisik, kedengaran di kampung juga,” bahkan ada beberapa Warga puri anggrek pun sering menyampaikan yang sama dengan kebisingan lagu jedag jedug di tengah malam buta sampai pagi, “ujar seorang warga Kalodran.

BACA JUGA :  Diduga Potong Dana PIP Rp 1 Juta, Kejari Selidiki Kampus Di Lebak

Ia menegaskan, warga sangat resah terhadap keberadaan THM yang masih terus beroprasi, rencana mereka kalau di bulan Romadhon ini tidak sampai di bongkar Warga akan bertindak dengan kemampuan nya karena sudah merasa resah tiap malam bising dengan musik yang tidak karuan, sambung warga yang tidak mau di sebutkan nama nya.

“Sekali lagi atas nama Oranisasi PP juga Rt di puri anggrek kami merasa senang dan bangga kepada Lurah Kalodran yang mampuh berkordinasi secara kondusif untuk jalan nya pembongkaran THM di wilayah nya, “Tutup Nurdin.

(Tf/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *