Warga Serang Digemparkan Dengan Penemuan Sesosok Bayi Dalam Kantong Plastik

oleh
Ilustrasi: Penemuan Sesosok Bayi Dalam Kantong Plastik
Ilustrasi: Penemuan Sesosok Bayi Dalam Kantong Plastik

SERANG, CompasKotaNews.com – Seorang penduduk di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, dengan penuh keheranan menemukan seorang bayi di tengah area persawahan ketika sedang mencari belut. Penemuan ini menjadi perhatian serius, mengingat bayi tersebut adalah seorang anak laki-laki yang tergeletak di sawah dengan tali pusar yang masih melekat, membuatnya menjadi bayi malang.

“Penemuan bayi laki-laki ini terjadi ketika seorang warga bernama Andi sedang mencari belut di sawah dan mendengar tangisan bayi,” ungkap Kapolres Pandeglang, AKBP Candra Sasongko, dalam keterangannya pada Senin (5/1/2024).

Menurut Candra, penemuan tragis ini terjadi pada siang hari, di mana bayi tersebut ditemukan menangis dengan tali pusar yang masih melekat di area persawahan. Situasi yang sangat menyedihkan bagi si kecil yang baru lahir.

Candra menyatakan bahwa pihak kepolisian akan segera memulai penyelidikan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kasus ini. Beberapa saksi telah diinterogasi untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.

“Proses penyelidikan oleh Polres Serang masih berlangsung hingga saat ini,” katanya.

Adapun bayi tersebut telah dievakuasi dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di rumah bidan. Candra mengungkapkan niatnya untuk mengadopsi bayi tersebut, memberikan harapan baru bagi kehidupan si kecil yang tak bersalah.

“Dengan langkah-langkah cepat, bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke rumah bidan untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkannya,” tambahnya. Penemuan bayi ini menunjukkan urgensi dalam menanggapi isu pembuangan bayi dan memberikan perhatian khusus terhadap kasus-kasus semacam ini. Semoga langkah-langkah berikutnya dapat membawa keadilan bagi bayi malang ini dan memberikan harapan baru bagi masa depannya. (Red/CKN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *