Hasil Telusur Awak Media Compaskotanews.com Dibeberapa Desa di Kab. Serang, Program Ketapang (Ketahanan pangan) 75 % Diduga Gagal

oleh

Serang Banten, 18 Mei 2024 || Compaskotanews.com —
Program Dana Desa tahun 2024 untuk Kab.Serang dari 326 Desa total sebesar Rp 325.551.426 Miliar. Di lansir dari Radar Banten ada beberapa Desa yang mendapatkan Dana Desa dari mulai paling besar dan paling terkecil. Paling terbesar mendapatkan Program dana Desa urutan

  1. Ada di Desa Seuat Kecamatan Petir mencapai Rp 1,596 miliar.
  2. Desa Ciomas Ke.Ciomas sebesar Rp 1,487 miliar.
  3. Desa Pasirlimus Kec. Pamarayan sebesar Rp 1.437 miliar.

Sedangkan Desa yang mendapatkan Progran Dana Desa paling terkecil ada di tiga Desa iya itu

  1. Desa Baros jaya Kec. Cinangka sebesar 717 juta.
  2. Desa Gosara Kec.Ciruas sebesar Rp 727 juta
  3. Desa Melati Kec. Waringinkurung sebesar 727 juta

Hasil telusur yang di lakukan oleh Awak media Compaskotanews.com terhadap beberapa Desa yang ada di Kabupaten serang, khusus program ketahan pangan (ketapang) prangkat Desa masih banyak yang belum paham cara budi daya ikan, pemeliharan hewan dan penanaman pohon yang di katagorikan bisa menghasilkan atau bisa di panen di umur tiga bulan, kenapa begitu karena untuk antisipasi Desa tampa kelaparan atau Desa siap sedia pangan untuk kesejahtraan Masyarakat Desanya.

Ada beberapa Desa yang benar benar belum siap SDM tentang pengelolahan dan penggunaan ketahanan pangan contoh seperti pengadaan bibit jambu kristal yang saya tidak sebutkan titik Desa nya, itu gagal dengan kos biaya 97 juta setelah dua bulan hasil telusur Compaskotanews.com semua bibit jambu mati.

Ada lagi pembuatan kolam dan ikan bandeng, juga tidak berhasil semua ikan nya mati.

Di susul program ketapang menanam pohon pepaya kalifornia yang juga tidak di sebutkan nama Desanya juga gagal, termasuk penanaman cabe, jahe semua gagal. Ini apa penyebab nya?

BACA JUGA :  Modus Mengaku Sebagai Debt Kolektor, Satreskrim Polres Serang Berhasil Ringkus Pelaku Perampasan Motor Dijalanan

Menurut Toni firdaus dari penggiat sosial publikasi media Compaskotanews.com menuturkan ada nya ketidakseriusan para pemangku aparat Desa yang di duga seolah Program Dana Desa ini jatuh dari langit dan tampa ada nilai tanggung jawab yang serius dari perangkat Desa di seluruh Kabupaten Serang, dengan banyak nya kegagalan dari semua program Dana Desa terutama Ketapang.

Apa mungkin Kades dan para perangkat Desa benar benar tidak serius dalam pengelolahan dan penggunaan Dana Desa terutama di program Ketapang. Padahal jelas jelas pemerintah pusat untuk membantu pemulihan Inflansi di daerah terutama di Desa Desa agar bisa di topang dari keberhasilan Ketapang di Desa dari program Dana Desa tersebut.

Toni firdaus menambahkan di dalam telusur nya di Desa pasirlimus dan Desa Pulo Panjang beberapa hari yang lalu, “jangan sampai Desa dan perangkat Desa Program Dana Desa buat bancakan seolah olah tahun ini gagal di Program ketapang bisa di katakan tahun depan juga ada lagi atau dapat lagi dengan program yang sama. “Nah ini yang harus di perangi jangan sampai ada perangkat Desa punya pemikiran begitu.”Ungkap Toni.

Di kabupaten serang baru ada 8 Desa mandiri dari 326 Desa yang tersebar di Kab.Serang, seharus nya Desa desa lain dapat bermunculan untuk bisa membuktikan bahwa Desanya mampuh bersaing untuk maju dan mandiri dari program Dana Desa yang di amanatkan atau di gulirkan dari Pemerintah pusat tersebut.

“Saya akan terus kawal Program Dana Desa tersebut agar benar benar di berlakukan secara proposional, transparan dan akuntabilitas secara utuh untuk kesejahteran masyarakat di Pedesaan.”Pungkas Toni.

(tf/red)

Floating Ad with AdSense

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *