
MTs Al-Khairiyah di Pontang Terendam Banjir 20 Hari, Siswa Belajar Tanpa Sepatu
Serang, CompasKotaNews.com — Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Khairiyah yang berada di Desa Pulo Kencana, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten, terendam banjir selama 20 hari terakhir. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Pantauan di lokasi menunjukkan air masih menggenangi ruang-ruang kelas. Dari dalam salah satu kelas terdengar suara seorang guru perempuan menyapa para siswanya yang duduk di bangku sekolah tanpa mengenakan sepatu. Sebanyak 10 siswa tetap mengikuti kegiatan belajar meski kaki mereka terendam air banjir.
Para siswa terpaksa menahan rasa dingin akibat genangan air yang mencapai mata kaki hingga lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat proses pembelajaran berjalan dengan keterbatasan, namun tetap diupayakan agar tidak terhenti.
Sejumlah guru dan siswa mengaku mulai merasakan dampak kesehatan akibat banjir yang tak kunjung surut. Beberapa di antaranya mengalami gatal-gatal pada kulit karena terlalu lama terpapar air banjir.
Salah seorang guru MTs Al-Khairiyah, Fikri, saat ditemui wartawan pada Jumat (23/1/2026), mengatakan bahwa ketinggian air bervariasi di setiap ruangan.
“Air di dalam kelas ada yang setinggi mata kaki orang dewasa, bahkan di beberapa titik bisa sampai lutut,” ujarnya.
Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar masih terus berlangsung di tengah genangan air. Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan penanganan dari pemerintah daerah agar banjir segera surut dan aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.
(Red/ckn)








