
Tangerang, Banten – Sebanyak 300 guru Sekolah Rakyat mengikuti pelatihan penyusunan laporan harian yang digelar di Tangerang, Banten. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tenaga pendidik dalam mendukung sistem pembelajaran yang lebih terstruktur dan terukur.
Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa laporan harian bukan sekadar administrasi, melainkan instrumen penting untuk memantau perkembangan siswa secara konsisten.
Menurutnya, guru memiliki peran sentral dalam memastikan setiap proses belajar berjalan efektif. Dengan laporan harian yang sistematis, perkembangan akademik maupun karakter siswa dapat terpantau secara detail, sehingga memudahkan evaluasi dan perbaikan metode pembelajaran.
Gus Ipul menambahkan, profesionalisme guru menjadi kunci utama keberhasilan program Sekolah Rakyat. Ia mendorong para pendidik untuk membangun budaya kerja disiplin, transparan, dan bertanggung jawab. Penyusunan laporan harian dinilai sebagai bagian dari standar kerja yang harus diterapkan secara konsisten di seluruh satuan pendidikan Sekolah Rakyat.
Kegiatan pelatihan ini juga menjadi momentum penguatan manajemen pendidikan di lingkungan Sekolah Rakyat. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis terkait format pelaporan, indikator penilaian, hingga tata cara dokumentasi perkembangan siswa.
Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah berharap peningkatan kualitas guru melalui pelatihan berkelanjutan dapat berdampak langsung pada mutu pembelajaran serta masa depan para siswa.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru mampu menerapkan sistem pelaporan yang rapi, akurat, dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen membangun pendidikan yang profesional dan berkualitas di Indonesia. (RedCKN)








