Klarifikasi Pembangunan Lahan Parkir KUA Mancak: Pekerjaan Dibiayai Sumbangan Suadaya, Bukan Anggaran Negara

KABUPATEN SERANG, CompasKotaNews.com – Proyek renovasi dan perbaikan Lahan Parkir di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, diklarifikasi tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah maupun pusat. Kegiatan pembangunan ini sepenuhnya bersumber dari sumbangan sukarela Suadaya setempat.

Klarifikasi ini muncul menyusul pemberitaan yang beredar terkait tidak terpasangnya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan pada Minggu (2/8/2026) lalu. Sebelumnya, banyak pihak beranggapan pekerjaan tersebut merupakan proyek pemerintah yang wajib memuat papan keterbukaan informasi publik.

Floating Ad with AdSense
X

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan yang mencakup pemugaran bagian bangunan dan penataan halaman tersebut memang belum dilengkapi papan informasi standar proyek pembangunan. Saat dimintai keterangan, salah satu pekerja hanya menyatakan tidak mengetahui rincian kegiatan dan meminta konfirmasi kepada pengelola.

“Pak, kami mah hanya kerja, enggak tahu. Coba saja tanya ke Pak kepala KUA,” ujar pekerja tersebut.

Terkait hal itu, pihak yang terlibat dalam pengumpulan sumbangan sekaligus pelaksana kegiatan memberikan penjelasan bahwa pembangunan ini murni inisiatif gotong royong dari elemen pemerintah setempat.

“Sebenarnya pekerjaan ini bukan proyek APBD maupun APBN. Semua biaya berasal dari swadaya ikhlas masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kecamatan Mancak yang ingin memperbaiki fasilitas pelayanan agama di wilayah ini. Karena bukan menggunakan uang negara, maka tidak diwajibkan memasang papan informasi proyek seperti ketentuan untuk proyek pemerintah,” ungkap keterangan tertulis yang disampaikan kepada awak media.

Sebelumnya, aktivis masyarakat yang tidak mau disebut namanya yang pertama kali menyoroti hal tersebut menyambut baik klarifikasi ini. Ia menegaskan pernyataannya sebelumnya hanya menekankan pentingnya transparansi bagi setiap kegiatan yang melibatkan dana publik.

“Saya sangat menghargai kepedulian dan kemurahan hati masyarakat Mancak untuk menyumbang demi kemaslahatan bersama. Kalau memang ini murni sumbangan warga, tentu berbeda ketentuannya dengan proyek yang memakai anggaran negara.

meskipun dibiayai swadaya masyarakat, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan dengan tertib, amanah, dan bisa memberikan manfaat maksimal bagi pelayanan keagamaan warga Kecamatan Mancak.

Hingga berita ini ditulis, pekerjaan di lingkungan KUA Mancak masih berjalan terus dengan dukungan partisipasi warga setempat. Pihak pengurus berjanji akan menyusun laporan penggunaan dana secara sederhana untuk diketahui bersama oleh para penyumbang.

(Ckn/red)