
Milad KSTI TTKDH ke-6 dan Ritual Keceran ke-74 Digelar di Singamerta, Dorong Pelestarian Silat Cimande
Serang,CompasKotaNews.Com
22 Agustus 2026 — Suasana penuh semangat pelestarian budaya dan seni bela diri mewarnai peringatan Milad KSTI TTKDH ke-6 sekaligus Ritual Keceran ke-74 yang digelar di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus KSTI TTKDH dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, serta sejumlah perwakilan perguruan silat dari wilayah Ciruas, Carenang, Lebakwangi dan daerah sekitarnya.
Panitia kegiatan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KSTI TTKDH Kecamatan Ciruas sekaligus pimpinan Padepokan Cimande Singamerta, M. Syukur, menegaskan bahwa keberadaan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni bela diri tradisional, khususnya pencak silat Cimande.
Menurutnya, pelestarian pencak silat harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai budaya dan tradisi yang terkandung dalam silat Cimande dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Pelestarian pencak silat merupakan tanggung jawab bersama. Kita ingin generasi muda tidak hanya mengenal silat sebagai seni bela diri, tetapi juga memahami nilai budaya dan tradisi yang ada di dalamnya,” ujar M. Syukur.
Sementara itu, Ketua Umum KSTI TTKDH, Hj. Amah Suhamah, dalam sambutannya mengingatkan seluruh anggota dan pengurus agar senantiasa menjaga marwah organisasi.
Ia juga berpesan agar semangat membesarkan KSTI TTKDH dan mengembangkan silat Cimande dilandasi keikhlasan serta kepedulian terhadap organisasi, bukan semata-mata untuk mengejar kepentingan pribadi.
“Dalam membesarkan organisasi dan silat Cimande, jangan menjadikan kepentingan pribadi sebagai tujuan. Mari kita bergerak dengan niat yang tulus untuk menjaga dan membesarkan organisasi,” pesannya.
Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya Kabiro Kesra Provinsi Banten, Tubagus Rubal. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi terhadap penampilan para murid binaan Padepokan Cimande Singamerta yang dipimpin M. Syukur.
Para murid yang tampil dalam acara tersebut diketahui merupakan siswi SDN Periuk yang berhasil meraih Juara I Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLSN) tingkat Kabupaten Serang.
Atas prestasi tersebut, Tubagus Rubal menyampaikan apresiasi sekaligus menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan berupa beasiswa dari Pemerintah Provinsi Banten kepada para siswi berprestasi tersebut.
Menurutnya, prestasi generasi muda di bidang seni dan budaya perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar mereka semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pertunjukan seni debus yang ditampilkan oleh perwakilan Padepokan Cimande Singamerta.
Penampilan tersebut menjadi bagian penutup yang semakin menegaskan kekayaan tradisi dan seni budaya yang terus dijaga oleh komunitas pencak silat di wilayah Ciruas.
Peringatan Milad KSTI TTKDH ke-6 dan Ritual Keceran ke-74 diharapkan tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi antarperguruan dan pengurus organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga eksistensi pencak silat Cimande sebagai warisan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.

