Viral! Air PDAM Tirta al-Bantani di Pontang Serang Berwarna Kecoklatan, Warga Resah

Viral! Air PDAM Tirta al-Bantani di Pontang Serang Berwarna Kecoklatan, Warga Resah
Viral! Air PDAM Tirta al-Bantani di Pontang Serang Berwarna Kecoklatan, Warga Resah

SERANG, CompasKotaNews.com – Warga Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, kembali mengeluhkan kualitas air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Al-Bantani. Air yang dialirkan ke rumah pelanggan dilaporkan sering berwarna keruh hingga kecoklatan dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga, Sehan, mengungkapkan bahwa kondisi air tersebut sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir dan sangat mengganggu aktivitas rumah tangga. Menurutnya, air yang seharusnya bisa langsung digunakan justru menimbulkan kekhawatiran karena tidak bersih.

Floating Ad with AdSense
X

“Warnanya keruh kecoklatan, jadi untuk mandi saja kami ragu, apalagi untuk kebutuhan memasak,” ungkap Sehan, Jumat (17/4/2026).

Tetap Bayar, Tapi Kualitas Air Mengecewakan

Sehan juga menyayangkan kondisi tersebut karena dirinya selalu membayar tagihan PDAM tepat waktu tanpa pernah menunggak. Namun, kualitas layanan yang diterima tidak sejalan dengan kewajiban yang sudah dipenuhi pelanggan.

Ia menilai kondisi ini cukup merugikan masyarakat, terutama bagi warga yang sangat bergantung pada air PDAM untuk kebutuhan harian.

“Pembayaran selalu lancar setiap bulan, tapi kualitas air seperti ini jelas sangat mengecewakan pelanggan,” ujarnya.

Harus Keluar Biaya Tambahan untuk Air Bersih

Akibat kondisi air yang tidak layak pakai, warga terpaksa mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama untuk konsumsi. Hal ini membuat pengeluaran rumah tangga menjadi lebih besar dari biasanya.

“Pada akhirnya kami harus membeli air bersih lagi, jadi ada biaya tambahan yang tidak seharusnya,” tambahnya.

Warga Minta Perbaikan dan Transparansi PDAM

Sehan berharap pihak PDAM Tirta Al-Bantani segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kualitas air yang disalurkan ke wilayah Pontang. Ia juga meminta adanya penjelasan resmi serta tanggung jawab dari pihak terkait atas permasalahan yang terjadi.

Menurutnya, masyarakat hanya menginginkan hak dasar berupa air bersih yang layak digunakan sesuai standar pelayanan.

“Kami hanya ingin air bersih seperti seharusnya. Jangan sampai pelanggan terus dirugikan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Tirta Al-Bantani belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga Desa Domas tersebut. (Red/CKN)