
SERANG, CompasKotaNews.com – Rabu, 3 Juni 2026. Wartawan Compaskotanews.com, Toni Firdaus, melakukan kunjungan kerja dan wawancara langsung di Kantor Kecamatan Serang. Dalam kesempatan tersebut, Pak Haji Basuni Camat Serang untuk membahas hasil evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tingkat Kota Serang tahun anggaran 2026.
Pembahasan evaluasi ini mencakup kinerja penerimaan dari enam kecamatan utama di wilayah Kota Serang, yakni Kecamatan Serang, Taktakan, Cipocok Jaya, Curug, Walantaka, dan Kesemen.
Berdasarkan data realisasi ketetapan PBB hingga minggu ini, Kecamatan Serang tampil sebagai yang paling unggul dibandingkan lima kecamatan lainnya. Persentase penerimaan di Kecamatan Serang tercatat mencapai angka 21%, menjadi yang tertinggi di antara seluruh wilayah yang dievaluasi.
Berikut rincian capaian persentase penerimaan PBB keenam kecamatan tersebut:
1. Kecamatan Serang: 21%
2. Kecamatan Taktakan: 19,3%
3. Kecamatan Cipocok Jaya: 19,1%
4. Kecamatan Curug: 18,5%
5. Kecamatan Walantaka: 17,7%
6. Kecamatan Kesemen: 15,4%
“Kedatangan kami ke kantor kecamatan ini, selain untuk evaluasi, juga sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Serang. Beliau telah berhasil memberikan edukasi dan bimbingan yang baik kepada para lurah di wilayahnya, sehingga terlihat adanya peningkatan kinerja yang nyata dari masing-masing kelurahan di Kota Serang,” ungkap Basuni dalam wawancara bersama tim Compaskotanews.com.
Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari kerja keras jajaran kecamatan dan kelurahan dalam menyosialisasikan kewajiban pajak kepada masyarakat, yang berdampak langsung pada optimalisasi pendapatan daerah.
Di akhir keterangannya, Pak Haji Basuni menyampaikan bahwa laporan ini masih bersifat sementara mengikuti pemutakhiran data mingguan. “Mungkin itu dulu informasi yang dapat kami sampaikan saat ini. Perkembangan lebih lanjut dan berita selanjutnya mengenai progres penerimaan PBB dari Kecamatan Serang maupun wilayah lainnya akan kami laporkan segera,” pungkasnya.
Compaskotanews.com | Serang, 3 Juni 2026
Reporter: Toni Firdaus

