Kota Serang Diguyur Hujan Semalaman: Depan Pintu Gerbang KSB Tergenang Banjir, Warga Kesulitan Mau Brangkat Kerja

oleh

Serang Kota, 28 Februari 2024 || Compaskotanews.com — Hujan deras beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir melanda Komplek Untirta Permai, Kelurahan Banjar Agung, Kota Serang. Ketinggian air mencapai 30 centimeter, menyulitkan aktivitas warga.

Banjir yang melanda sejak pukul 07:00 WIB, telah mengganggu sekitar 50 Kepala Keluarga, termasuk di RT 1 dan 2. Guntur, salah seorang warga, menyebutkan bahwa banjir sudah menjadi peristiwa biasa di daerahnya saat hujan turun.

Sejumlah warga melintasi banjir di Kompleks Perumahan Pakupatan Kota Serang, Banten, Rabu (28/2/2024). Banjir tersebut terjadi di sejumlah titik di Serang akibat hujan deras sejak Selasa (27/2) malam dan diperburuk oleh banyaknya saluran drainase yang tersumbat tertimbun sampah. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/nym.

Faktor pendangkalan dan penyempitan lahan aliran air menjadi penyebab utama banjir di Komplek Untirta Permai. Menurut Guntur, penyempitan lahan terjadi akibat jembatan di Terminal Pakupatan yang sempit dan dangkal.

Warga mendorong sepeda motor yang mogok saat melewati genangan banjir di Kompleks Perumahan Pakupatan Kota Serang, Banten, Rabu (28/2/2024). Banjir tersebut terjadi di sejumlah titik di Serang akibat hujan deras sejak Selasa (27/2) malam dan diperburuk oleh banyaknya saluran drainase yang tersumbat tertimbun sampah. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/nym.

Situasi ini bukan hal baru, sejak tahun 2019 banjir kerap menghantui warga. Meskipun sudah beberapa tahun, solusi dari pemerintah belum juga ditemukan.

Meskipun ketinggian air kali ini hanya 30 centimeter, namun warga merasakan dampaknya yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Para pengendara sepeda motor seperti Ajum, bahkan terpaksa mendorong kendaraannya ke bengkel setelah mogok di tengah banjir.

Dampak banjir ini semakin menyulitkan aktivitas warga. Kondisi ini memicu kebutuhan akan penyelesaian yang lebih tegas dari pemerintah setempat.

Dengan intensitas hujan yang belum menentu, perlu tindakan yang cepat dan solusi yang efektif agar warga Komplek Untirta Permai tidak terus menderita akibat banjir yang mengganggu.

(Tf/red)

BACA JUGA :  Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Jadi Tersangka KPK Punya Harta Rp 14,8 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *