Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, 5 Orang Tewas dan 3 Masih Dicari

Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, 5 Orang Tewas dan 3 Masih Dicari
Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, 5 Orang Tewas dan 3 Masih Dicari

BIAK NUMFOR, COMPASKOTANEWS.COM – Ledakan yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II menggemparkan warga Kabupaten Biak Numfor, Papua. Insiden tragis tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, ledakan diperkirakan berasal dari area bawah sebuah rumah panggung yang berada di lingkungan permukiman warga.

Floating Ad with AdSense
X

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengungkapkan bahwa informasi awal yang dihimpun di lokasi menunjukkan titik ledakan berada di sekitar kolong salah satu rumah warga.

“Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh petugas di lapangan, ledakan terjadi di area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut,” ujarnya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk bagaimana benda yang diduga bom peninggalan perang tersebut ditemukan hingga akhirnya meledak.

Ledakan yang terjadi secara mendadak itu disebut menimbulkan suara sangat keras dan membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga kemudian bergegas menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada para korban.

“Menurut keterangan saksi, ledakan terjadi tiba-tiba dengan suara yang sangat kuat sehingga menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan,” kata Cahyo.

Proses evakuasi korban telah dilakukan oleh petugas. Dari lima korban meninggal dunia, sebagian jenazah telah dibawa ke RSUD Biak dan RSAL Biak untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna mencari tiga korban yang hingga kini belum ditemukan.

Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada sedikitnya enam unit rumah warga. Petugas masih melakukan pendataan dan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan serta dampak lain yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Polda Papua menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan memastikan fokus utama saat ini adalah proses evakuasi, pencarian korban yang hilang, serta pengamanan area ledakan.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Prioritas kami saat ini adalah penanganan korban, evakuasi, dan pengamanan lokasi kejadian,” tutup Cahyo. (Red/CKN)