Pria Tewas Diduga Tertabrak Kereta Barang di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Dekat Flyover Unyur

Pria Tewas Diduga Tertabrak Kereta Barang di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Dekat Flyover Unyur

Serang.CompasKotaNews.Com
Seorang pria ditemukan meninggal dunia di jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang berada di kawasan Frontage, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, tepatnya di sekitar proyek Flyover Unyur, pada Kamis (9/7/2026) pagi.

Floating Ad with AdSense
X

Korban diduga menjadi korban tabrakan Kereta Api Barang dengan nomor perjalanan KA A2508 yang melintas dari arah Rangkasbitung menuju Merak.

Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.55 WIB saat kereta melintasi lokasi kejadian.

Setelah kejadian, masinis kereta segera melaporkan adanya insiden kepada petugas Stasiun KAI Kota Serang. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas keamanan stasiun langsung menuju lokasi dan menemukan seorang pria dalam kondisi telah meninggal dunia.

Kapolsek Serang Polresta Serang Kota, Kompol Zaeni Aji Bakhtiar, menjelaskan bahwa identitas korban berhasil diketahui melalui dokumen kependudukan yang ditemukan di lokasi.

“Korban diketahui berinisial ST (55), lahir di Serang pada 8 Januari 1971. Korban bekerja sebagai buruh harian lepas dan berdomisili di Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang,” ujar Kompol Zaeni Aji Bakhtiar, Kamis (9/7/2026).

Proses penanganan di lokasi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Unit Laka Satlantas Polresta Serang Kota, personel Polsek Serang, Dinas Perhubungan Kota Serang, petugas KAI Stasiun Kota Serang, serta tim medis dari RSDP Serang.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSDP Serang guna menjalani proses identifikasi lanjutan dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat untuk menyampaikan informasi kepada keluarga korban.

Kompol Zaeni turut mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang belum dilengkapi palang pintu.

“Masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum menyeberang serta mematuhi seluruh rambu-rambu keselamatan yang ada agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.