Walikota Serang KBR Pastikan Revitalisasi Alun-alun Serang Dimulai Mei 2026

SERANG KOTA || Compaskotanees.com – Walikota Serang KBR (Kang Budi Rustandi) menetapkan jadwal pelaksanaan revitalisasi Alun-alun Kota Serang yang akan dimulai pada Mei 2026 mendatang. Proyek yang telah direncanakan selama dua tahun terakhir ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu delapan bulan, dengan harapan dapat menjadi wajah baru dan ruang publik unggulan bagi warga Banten.

Wali Kota Serang KBR, dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota, Kamis (24/4/2026), menyatakan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari program pembaruan infrastruktur kota yang berfokus pada kenyamanan dan fungsi sosial. “Alun-alun adalah jantung interaksi warga. Selama ini fasilitasnya sudah tua dan kurang memadai, maka pembaruan ini akan mengubahnya menjadi ruang yang ramah keluarga, edukatif, dan tetap mempertahankan nilai budaya lokal,” ujarnya.

Floating Ad with AdSense
X

Rencana desain revitalisasi mencakup penataan ulang area taman, pembangunan jalur pejalan kaki yang lebih luas, penambahan area bermain anak, panggung seni terbuka, serta penataan area kuliner yang terorganisir. Selain itu, akan dipasang sistem pencahayaan modern dan area hijau yang diperluas untuk menciptakan suasana sejuk dan nyaman. Unsur budaya khas Banten, seperti ornamen batik dan replika bangunan bersejarah, juga akan diintegrasikan ke dalam desain agar identitas daerah tetap terjaga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang menjelaskan bahwa anggaran proyek ini bersumber dari APBD Kota Serang dan dukungan dana provinsi. “Kami telah melakukan kajian teknis dan konsultasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan budayawan, agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan warga. Pelaksanaan proyek akan dilakukan dengan meminimalkan gangguan aktivitas sekitar,” jelasnya.

Warga sekitar menyambut baik rencana ini. Salah satu pedagang kuliner, Udin (42), berharap revitalisasi dapat meningkatkan kunjungan pengunjung sehingga usahanya ikut berkembang. “Selama ini tempatnya sempit dan kurang rapi. Kalau sudah diperbarui, pasti lebih banyak orang datang, kami pun senang,” katanya.

Dengan dimulainya proyek pada Mei 2026, masyarakat diimbau untuk bersabar dan mendukung proses pembangunan. Pemerintah kota juga akan membuka saluran aspirasi bagi warga yang ingin menyampaikan masukan terkait pengelolaan alun-alun setelah revitalisasi nanti.

(Ckn/red)